Siswa Melawan Saat HP-nya Disita, Kepala Disdikpora DIY Apresiasi Guru yang Tetap Sabar

Siswa SMKN3 Jogja yang menantang gurunya (kiri) akan diberi sanksi sesuai dengan kesalahannya. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
21 Februari 2019 18:40 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja,com, JOGJA—Video yang menunjukkan siswa SMKN 3 Jogja melawan guru saat telepon genggamnya disita viral. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, R. Kadarmantara Baskara Aji mengatakan persoalan tersebut adalah imbas negatif dari kemajuan teknologi.

“Sudah ada regulasi tidak boleh membawa handphone, sanksi [harus] diberikan. Masing-masing sekolah beda [dalam pemberian sanksi]. Kalau ada tumpukan-tumpukan kesalahan sanksi apa saja masing-masing ada,” kata Aji, Kamis (21/2/2019).

Aji mengatakan dampak negatif kemajuan teknologi menjadi tantangan guru saat ini.

“Saya mengapresiasi sikap guru yang tidak terpancing emosi oleh sikap siswa. Mungkin kalau sudah seperti itu bisa saja kalap, tetapi masih sabar guru itu,” ucapnya.

Menurut dia, penyelesaian masalah ini tidak hanya bergantung kepada peran guru, tetapi juga orang tua. Keluarga dan sekolah harus berkomunikasi dengan baik. Namun yang masih jadi kendala adallah beberapa orang tua siswa kurang aktif.

Baskara Aji mengharapkan kemajuan teknologi dimanfaatkan untuk mendukung kemudahan komunikasi antara guru, orang tua, dan sisw.

“Semoga tidak terulang lagi. Peraturan yang sudah ada harus ditaati oleh siswa. Orangtua harus berperan aktif juga,” ujar dia.