Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Pekerja PLN memotong kabel yang menjuntai pada sebuah tiang listrik yang nyaris roboh seusai diterpa tiupan angin kencang yang terjadi di kawasan simpang empat Blok O, Banguntapan, Bantul, Jumat (01/03/2019). Tiupan angin kencang sat hujan lebat ini mengakibatkan sedikitnya lima pohon ambruk melintang di penggal ring road Ketandan hingga Blok O. Sejumlah kendaraan yang diparkir di sekitar RS Harjolukito juga rusak tertimpa pohon. /Harian Jogja-Desi Suryanto.
Harianjogja.com, BANTUL--Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi ada Jumat (1/3/2019) sore hingga malam hari menyebabkan belasan rumah rusak di sejumlah kecamatan di Bantul.
"Total ada 12 rumah rusak ringan," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalos) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Aka Luk Luk, Sabtu (2/3/2019).
Aka mengatakan kerusakan rumah rata-rata di bagian atap karena tertimpa pohon tumbang. Namun kerusakan langsung diperbaiki oleh pemilik rumah di bantu warga dan sejumlah relawan bencana, sehingga sampai saat ini tidak ada laporan yang harus mengungsi.
Sementara pohon tumbang tercatat ada di 50 titik di enam kecamatan, seperti Kecamatan Bantul, Banguntapan, Kasihan, Pajangan, Piyungan, dan Sedayu. Namun kecamatan yang paling terdampak adalah Kecamatan Banguntapan.
Selain rumah yang terdampak lainnya akibat hujan disertai angin adalah tiang listrik yang nyaris roboh, jaringan telepon, jaringan listrik, baliho, mobil, sekolah, dan sempat mengganggu akses jalan di 12 titik. "Estimasi kerugian sekitar Rp76 jutaan," kata Aka. Ia menyatakan data yang terekap sampai Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto mengatakan personel BPBD dan tim relawan masih menyisir dampak kerusakan dan mengevaluasi pohon tumbang. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat musim hujan masih akan terjadi sampai beberapa hari ke depan. "Ada atau tidak ada hujan masyarakat harus sudah siap menghadapi bencana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.
Daftar agenda Jogja Juli 2026: IFBC, festival layangan, geopark night, INACRAFT hingga scooter parade. Gratis dan seru!
Pemkab Bantul turunkan tiket pantai barat jadi Rp5.000 mulai 1 Juli 2026. Strategi dongkrak wisata dan ekonomi pesisir.