Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Perwakilan dari Harokah Islamiyah saat mengajak masyarakat untuk melaksanakan Pemilu yang damai, aman dan bermartabat di alun-alun Utara Jogja, Rabu (6/3/2019). /Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, JOGJA- Ratusan Laskar Harokah Islamiyah (HI) DIY mengajak masyarakat untuk melaksanakan Pemilu 2019 secara aman dan damai. Masyarakat juga diminta untuk menyaring setiap informasi yang diterima agar tidak termakan informasi hoaks.
Ketua Laskar HI DIY Ustadz Budi Santoso mengajak seluruh masyarakat khususnya di wilayah DIY untuk mendukung pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden tahun 2019 yang aman, damai dan bermartabat. Salah satu cara agar Pemilu berjalan dengan baik, katanya, masyarakat harus bisa menjaga kerukunan dan saling mengormati perbedaan pilihan.
"Masyarakat kami minta juga bisa bersikap cerdas dan tegas menolak semua berita hoaks, ujaran kebencian, issu sara dan provokasi yang dapat memecah belah kehidupan berbangsa dan bernegara ini," katanya saat deklarasi Pemilu Damai dan Anti Hoax di Alun-alun Utara Jogja, Rabu (6/3/2019).
Diakuinya, suhu politik saat ini telah menyebabkan sebagian masyarakat tidak nyaman karena masyarakat mulai tidak menghargai perbedaan pilihan. Kondisi berpolitikan yang tengah dihadapi bangsa Indonesia menjelang Pileg dan Pilpres 17 April mendatang, lanjut dia, semestinya dapat semakin mematangkan dan mendewasakan masyarakat untuk melaksanakan pesta demokrasi yang bermartabat sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia.
Oleh karenanya, HI mengajak masyarakat untuk menolak keras penyebaran berita hoax, ujaran kebencian, aksi intimidasi dan provokasi, upaya adu domba, isu sara hingga tindakan anarkis yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu. Dia menekankan agar masyarakat bisa menciptakan suasana di DIY yang damai dan berhati nyaman.
"Perbedaan pilihan itu wajar, mari kita hormati dan hargai yang terpenting mari kita jaga kerukunan, perdamaian. Siapapun nanti yang terpilih itu adalah pilihan bangsa Indonesia," imbuhnya.
HI, kata Budi, selalu berjalan bersama dengan TNI dan Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Jogja dan sekitarnya. Selain Bergerak dalam bidang keagamaan Harokah Islamiyah juga bergerak dalam bidang sosial dan kemanusiaan.
"Kami bersama seluruh pihak senantiasa menjaga kondusifitas, rasa aman dan nyaman selama kampanye berlangsung, saat pemilihan maupun setelah pemilihan," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Program Motor Listrik Nasional diproyeksikan menciptakan 215.000 lapangan kerja dan nilai ekonomi Rp150 triliun pada 2026–2031.
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan warga Gilingan yang mengamuk dan mengancam warga dengan obeng sebelum dibawa ke RSJ Kentingan.
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Kemenhub memproses 35 izin khusus pesawat registrasi asing untuk mendukung pemadaman karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.