Krisis Air Bersih Melanda 17 Kapanewon Gunungkidul, 5.100 Tangki Disiapkan
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Bupati Gunungkidul, Badingah (dua dari kanan), meninjau kondisi Pantai Ngrenehan yang rusak diterjang banjir, Rabu (20/3/2019) /Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan perpanjangan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Keputusan perpanjangan tidak lepas dari adanya dampak susulan musibah yang diakibatkan oleh Siklon Savannah pada Minggu (17/3/2019).
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan pada Rabu (27/3/2019) Pemkab menggelar rapat koordinasi kebencanaan yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Rapat yang digelar salah satunya memutuskan masa tanggap darurat bencana di Gunungkidul diperpanjang selama 14 hari. Masa perpanjangan dimulai Kamis (28/3/2019). “Sudah ditetapkan dan mulai berlaku Kamis [hari ini],” kata Edy kepada wartawan, Rabu.
Edy menjelaskan masa tanggap bencana perpanjangan karena adanya dampak bencana susulan. Diharapkan dengan perpanjangan status ini upaya untuk pemulihan pasca terjadinya bencana dapat berjalan secara optimal. “Saat ini situasi dan kondisi di sejumlah wilayah terdampak bencana sudah berangsur-angsur membaik, tapi upaya pemulihan terus dilakukan khususnya yang menyangkut kerusakan infrastruktur,” kata mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul ini.
Disinggung mengenai jumlah kerugian akibat Siklon Savannah, Edy belum bisa memastikan karena masih menunggu laporan resmi dari sejumlah OPD terkait. Meski demikian, ia menegaskan dengan perpanjangan tanggap bencana, BPBD bisa memanfaatkan alokasi belanja tidak terduga (BTT) milik Pemkab untuk program pemulihan. “Total selama Maret ada dua bencana yang terjadi di Gunungkidul. Untuk dana pemulihan dari BTT masih kami hitung berapa yang akan diambil. Kemungkinan dari alokasi Rp3 miliar akan diambil sekitar Rp1 miliar,” katanya.
Sebelumnya diberitakan Siklon Savanna yang terjadi pekan lalu mengakibatkan hujan deras dan memicu banjir di 39 titik yang tersebar di delapan kecamatan di Gunungkidul. Selain itu, ada lima musibah lainnya seperti pohon tumbang hingga tanah longsor.
Bencana mengakibatkan sejumlah kerusakan di beberapa titik seperti di Pantai Ngrenehan, beberapa kapal hilang dan rusak karena diterjang air bah. Selain itu, banjir juga mengakibatkan talut di Pantai Baron hancur.
Banjir juga merendam beberapa sekolah di Gunungkidul di antaranya SMK Negeri 1 Tanjungsari; SMA Negeri Panggang; SMP Negeri 3 Saptosari; SMP Negeri 1 Tanjungsari; SMP Negeri 1 Purwosari; SMP Negeri 3 Semanu; SMP Negeri 3 Gedangsari serta SD Petoyan 1 dan 2 di Kecamatan Purwosari. “Semua sudah tertangani dan rencananya untuk SMP Negeri 3 Saptosari direlokasi ke tempat yang lebih aman,” kata Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, Rabu.
Menurut dia untuk pembangunan gedung sekolah baru Pemkab mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp9 miliar. “Dana ini merupakan tindaklanjut dari bencana yang terjadi di akhir 2017. Mudah-mudahan dengan pemindahan sekolah, SMP Negeri 3 Saptosari bisa terbebas dari masalah banjir,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.