SMK Kelautan Gunungkidul Diusulkan Pindah karena Langganan Banjir
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Bupati Gunungkidul, Badingah (dua dari kanan), meninjau kondisi Pantai Ngrenehan yang rusak diterjang banjir, Rabu (20/3/2019) /Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan perpanjangan status tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Keputusan perpanjangan tidak lepas dari adanya dampak susulan musibah yang diakibatkan oleh Siklon Savannah pada Minggu (17/3/2019).
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan pada Rabu (27/3/2019) Pemkab menggelar rapat koordinasi kebencanaan yang melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Rapat yang digelar salah satunya memutuskan masa tanggap darurat bencana di Gunungkidul diperpanjang selama 14 hari. Masa perpanjangan dimulai Kamis (28/3/2019). “Sudah ditetapkan dan mulai berlaku Kamis [hari ini],” kata Edy kepada wartawan, Rabu.
Edy menjelaskan masa tanggap bencana perpanjangan karena adanya dampak bencana susulan. Diharapkan dengan perpanjangan status ini upaya untuk pemulihan pasca terjadinya bencana dapat berjalan secara optimal. “Saat ini situasi dan kondisi di sejumlah wilayah terdampak bencana sudah berangsur-angsur membaik, tapi upaya pemulihan terus dilakukan khususnya yang menyangkut kerusakan infrastruktur,” kata mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul ini.
Disinggung mengenai jumlah kerugian akibat Siklon Savannah, Edy belum bisa memastikan karena masih menunggu laporan resmi dari sejumlah OPD terkait. Meski demikian, ia menegaskan dengan perpanjangan tanggap bencana, BPBD bisa memanfaatkan alokasi belanja tidak terduga (BTT) milik Pemkab untuk program pemulihan. “Total selama Maret ada dua bencana yang terjadi di Gunungkidul. Untuk dana pemulihan dari BTT masih kami hitung berapa yang akan diambil. Kemungkinan dari alokasi Rp3 miliar akan diambil sekitar Rp1 miliar,” katanya.
Sebelumnya diberitakan Siklon Savanna yang terjadi pekan lalu mengakibatkan hujan deras dan memicu banjir di 39 titik yang tersebar di delapan kecamatan di Gunungkidul. Selain itu, ada lima musibah lainnya seperti pohon tumbang hingga tanah longsor.
Bencana mengakibatkan sejumlah kerusakan di beberapa titik seperti di Pantai Ngrenehan, beberapa kapal hilang dan rusak karena diterjang air bah. Selain itu, banjir juga mengakibatkan talut di Pantai Baron hancur.
Banjir juga merendam beberapa sekolah di Gunungkidul di antaranya SMK Negeri 1 Tanjungsari; SMA Negeri Panggang; SMP Negeri 3 Saptosari; SMP Negeri 1 Tanjungsari; SMP Negeri 1 Purwosari; SMP Negeri 3 Semanu; SMP Negeri 3 Gedangsari serta SD Petoyan 1 dan 2 di Kecamatan Purwosari. “Semua sudah tertangani dan rencananya untuk SMP Negeri 3 Saptosari direlokasi ke tempat yang lebih aman,” kata Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rasyid, Rabu.
Menurut dia untuk pembangunan gedung sekolah baru Pemkab mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp9 miliar. “Dana ini merupakan tindaklanjut dari bencana yang terjadi di akhir 2017. Mudah-mudahan dengan pemindahan sekolah, SMP Negeri 3 Saptosari bisa terbebas dari masalah banjir,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul mengusulkan relokasi SMK Kelautan Tanjungsari karena sering terdampak banjir. Baleharjo dan Paliyan menjadi dua lokasi yang dipertimbangkan.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 23 Juli 2026 lengkap untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja menuju YIA dan sebaliknya.
Penanganan stunting (tengkes) di DIY tidak hanya bertumpu pada peran keluarga, tetapi juga memerlukan dorongan masif dari ekosistem komunitas.
Media sosial tak lagi sekadar menjadi ruang hiburan. Melalui bedah buku berjudul 300 Juta Pertama dari YouTube dan Facebook yang digelar Dinas Perpustakaan
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 untuk sekali perjalanan.