Aksi Solidaritas Dunia Islam Digelar di Jogja

Aksi solidaritas dunia Islam, Sabtu (30/3/2019). - Ist/ACT DIY.
30 Maret 2019 19:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Sebanyak 40 Organisasi Masyarakat (Ormas) di DIY yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Dunia Islam melakukan aksi demonstrasi untuk mengutuk penindasan yang terjadi terhadap umat muslim dunia, Sabtu (30/3/2019).

Aksi yang diawali dengan long march dari masjid Syuhada menuju titik nol Kota Jogaj dibarengi dengan orasi-orasi tentang kondisi umat muslim di dunia yang saat ini sedang banyak mendapat penindasan. Sesampainya di perempatan titik nol Kota Jogja, aksi massa kemudian dilanjutkan dengan orasi dari perwakilan masing-masing ormas yang hadir.

Secara spesifik momentum aksi yang dilakukan Yogyakarta kali ini adalah untuk membela muslim New Zealand, Mali dan Palestina yang tengah mengalami pembantaian dan penindasan.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan dari MUI DIY, Ustad Tulus Mustofa berharap semoga tragedi kemanusiaan yang terjadi di New Zealand, Mali dan Palestina serta negara negara muslimin yang kini berada dalam penindasan dan penjajahan agar segera dapat melewati fase sulitnya.

“Kita semua berduka mendengar puluhan saudara-saudara kita di New Zealand dibunuhi ketika menunaikan ibadah sholat jum’at, di Mali juga demikian, aksi-aksi brutal yang mereka lakukan sungguh sangat keji,” terangnya dalam rilis kepada Harian Jogja Sabtu (30/3/2019).

Koordinator Aksi, Nasrudin juga menegaskan, tak sedikit aksi-aksi demonstrasi damai di Palestina berakhir dengan gugurnya ratusan korban.

“Kini listrik di Gaza hanya menyala dua jam tiap hari, kondisi air sudah 97% tercemar oleh limbah-limbah pabrik Israel, belum lagi pengeboman-pengeboman masih terus terjadi tanpa menghiraukan pemukiman sipil maupun fasilitas umum seperti pendidikan dan rumah sakit,” ujar Nasrudin.