Advertisement
Jelang Pemilu, Polres Kulonprogo Gelar Tabligh Akbar
Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dhofiri tengah mengisi pengajian dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 di halaman Mapolres Kulonprogo, Jumat (29/3/2019). - Harian Jogja/ Jalu Rahman Dewantara.
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pelaksanaan Pemilu 2019 tinggal menghitung hari. Segala bentuk persiapan baik itu dari KPU selaku penyelenggara maupun jajaran keamanan meliputi Kepolisian dan TNI telah dilakukan. Untuk melengkapi berbagai upaya horisontal, Polres Kulonprogo menambahinya dengan menggelar tabligh akbar di Halaman Mapolres, Jumat (29/3/2019) kemarin.
Pengajian yang juga diikuti jajaran Forkompinda, Bawaslu, KPU, serta ratusan santri se Kulonprogo ini sebagai upaya meminta kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Pemilu pada 17 April mendatang berlangsung aman, damai dan sejuk.
Advertisement
Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution memaparkan tim gabungan yang berjumlah sekitar 1.187 personil dari kepolisian, TNI, dan jajaran Satpol PP Kulonprogo telah siap untuk mengamankan Pemilu. Para personil tersebut dibekali ratusan sarana prasarana (sapras) penunjang pengamanan meliput 62 kendaraan roda dua, 33 unit kendaraan roda empat, dan lima unit kendaraan roda enam.
Selain itu alat khusus dari Satuan Sabhara, perlengkapan pengurai masa (raimas) dan pengendalian masa (dalmas) turut disiapkan. Namun menurutnya usaha itu belum lengkap jika tidak disertai dengan doa. Maka dari itu sebagai mahluk beragama pengajian ini dilakukan.
BACA JUGA
"Kami sudah melakukan usaha semaksimal mungkin, dengan acara kali ini, kami meminta kelancaran dari Tuhan YME," kata Anggara. Kapolres berharap, lewat pengajian ini personil yang diterjunkan bisa diberi keselamatan dan pemilu dapat berlangsung aman.
Pengajian ini diisi oleh Ustaz Toyib Hidayat dari Bantul. Ia menyampaikan ulama dan polisi tidak bisa dipisahkan, keduanya mempunyai peran yang nyaris sama. Ulama menjaga keimanan, sedangkan polisi menjaga keamanan termasuk dalam pemilu 2019. Dalam prakteknya pengamanan harus diimbangi dengan doa agar berjalan lancar.
Kepada para peserta pengajian, Toyib meminta agar jadi pemilih yang cerdas agar dalam pemilu nanti melahirkan pemimpin yang baik. Menurutnya tegaknya suatu negara jika dipimpin oleh pemimpin yang adil dan mampu menjalankan amanat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Titik Panas Sumut Melonjak Jadi 33 Titik, BMKG Ingatkan Bahaya Karhutl
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Eks Menara Kopi Kotabaru Mulai Ramai Bus Pariwisata
- Satpol PP Masih Temukan Wisatawan Merokok dan Otoped di Malioboro
- Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
- Arus Balik, 15.287 Kendaraan Keluar DIY Via Gerbang Tol Purwomartani
- Lebaran, Pengunjung Candi Prambanan Capai 18.500 Orang Sehari
Advertisement
Advertisement





