Advertisement

Ratusan Anak Balita di Gunungkidul Menderita Gizi Buruk

Rahmat Jiwandono
Rabu, 03 April 2019 - 19:37 WIB
Yudhi Kusdiyanto
Ratusan Anak Balita di Gunungkidul Menderita Gizi Buruk Ilustrasi Kekurangan gizi. - Save The Children

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDULKabupaten Gunungkidul belum terlepas dari masalah kesehatan, khususnya gizi buruk yang dialami anak balita. Berdasar data, hingga saat ini masih terdapat 167 anak balita penderita gizi buruk di Bumi Handayani.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan gizi buruk, di antaranya faktor ekonomi keluarga sehingga pada usia satu sampai tiga tahun anak balita tidak mendapat asupan gizi yang baik, sanitasi di rumah yang kurang bersih, dan rendahnya tingkat pendidikan orang tua sehingga tidak tahu tentang pentingnya kecukupan gizi.

Advertisement

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka, mengatakan berdasarkan data, terdapat 2.146 anak balita yang kekurangan gizi. Dinkes hingga saat ini terus berupaya memberikan edukasi kepada ibu-ibu muda mengenai pentingnya gizi bagi anak. "Kami bekerja sama dengan puskesmas yang ada di tiap daerah selalu memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu agar sadar gizi," ucapnya, Selasa (2/4/2019). Menurutnya, puskesmas juga mendata jumlah anak balita yang menderita gizi buruk maupun kurang gizi. Data tersebut nantinya akan digunakan untuk membuat program penanganan soal gizi buruk.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Gunungkidul, Trianawati, menuturkan setiap tahun ditemukan anak balita yang menderita gizi buruk serta kurang gizi. Dengan melihat kondisi di lapangan, upaya untuk menihilkan kasus gizi buruk untuk saat ini masih sulit. "Di hampir semua kecamatan kecamatan di Gunungkidul ditemukan kasus anak balita kurang gizi maupun gizi buruk," ujarnya, Selasa.

Dikatakan Trianawati, edukasi kepada ibu hamil dan ibu menyusui terkait dengan pemberian asupan gizi juga terus dilakukan. "Selain asupan gizi, kami juga melakukan deteksi dini kesehatan mental kepada para orang tua," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement