Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Front Independen (FI) Driver Online Indonesia menggelar aksi mogok makan untuk memprotes kebijakan PT Karya Anak Bangsa Gojek Indonesia, Selasa (9/4).
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan driver angkutan berbasis online dari berbagai koloni yang tergabung dalam Front Independen (FI) Driver Online Indonesia mendatangi Perwakilan Kantor PT Karya Anak Indonesia Gojek Indonesia (GI) di Jogja, Selasa (9/4/2019).
Mereka menuntut aplikator penyedia layanan transportasi dalam jaringan (daring) tersebut untuk mengubah kebijakan yang mereka nilai merugikan para pengemudi sebagai mitra. Kebijakan Gojek maupun Grab Indonesia, berdampak negatif bagi penghasilan mereka.
Awalnya, perwakilan driver melakukan pertemuan dengan perwakilan dari GI. Lantaran tidak ada kejelasan dan tuntutan tidak dikabulkan, Presiden Front Indonesia Sabar Gimbal dan Wakil Presidenya Andi Kartala melanjutkan aksi dengan mogok makan. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes penyedia layanan yang dinilai abai dan merugikan para mitra.
“Aksi [mogok makan] ini mewakili seluruh mitra. Kami akan lakukan aksi mogok makan ini sampai tuntutan kami diterima,” kata Gimbal sebelum melakukan mogok makan di depan kantor perwakilan Gojek Indonesia Jogja.
Juru Bicara Front Indonesia Ardy Syihab mengatakan sejak penerapan skema baru dari manajemen GI, para mitra diperlakukan tidak adil dan berimbas pada pendapatan driver online. FI juga meminta perjanjian kemitraan yang lebih mengedepankan kesetaraan dan berkeadilan. “Kami menuntut sistem peringkat dan alokasi order dihapus. Kami minta jumlah poin skema insentif untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah dikembalikan,” kata dia.
Sekretaris Front Indonesia Ariyanto Nugroho mengatakan ada indikasi pengemudi tertentu diutamakan dibandingkan dengan pengemudi lainnya. Kondisi tersebut berdampak pada turunnya penghasilan driver.
“Kami menuntut ada kesetaraan yang adil diantara sesama pengemudi dalam bekerja. Sebagai mitra baik pengemudi maupun aplikator harusnya sama-sama untung dan bisa bekerja sama secara harmonis,” katanya.
Menjawab tuntutan para driver, Head of Regional Corporate Affairs Gojek Alfianto Domy Aji mengaku akan membuka ruang dialog kepada para mitranya. Domy mengatakan saat ini perusahaan memprioritaskan perbaikan kebijakan sistem suspensi agar bisa terkomunikasikan dengan baik oleh para pengemudi. “Kami juga tidak lagi menerapkan sistem yang lama, ketika parameter yang dilihat adalah jarak pengemudi dengan si pemesan layanan. Pesan yang muncul akan disebar kepada mitra yang berada pada radius tertentu,” katanya.
Mitra yang paling rajin, yang tidak pilih-pilih order, dan memiliki rating tinggi berpeluang lebih besar untuk mendapatkan order tersebut. Untuk skema insentif, katanya, Gojek selalu menyesuaikan dengan kondisi pasar. “Tujuan utama skema ini untuk mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pelanggan dan ketersedian mitra.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.
Pelajari cara membuat gambar dan mengedit foto dengan Gemini AI menggunakan prompt yang tepat agar hasil visual lebih akurat dan menarik.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.