30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi rumah murah bersubsidi/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--PT.CKBI, salah satu pengembang perumahan bersubsidi yang banyak diadukan oleh konsumennya kepada lembaga hukum mengaku siap bertanggung jawab. Bahkan pihak perusahaan yang berlokasi di Bantul ini siap mengembalikan uang muka jika konsumen ingin membatalkan proses pembelian.
"Banyak yang sudah dikembalikan. Itu yang 12 orang yang lapor LKY [Lembaga Konsumen Yogyakarta], delapan orang sudah dikembalikan. Tinggal empat orang yang tidak mau dikembalikan," kata Konsultan PT. CKBI, Putu Sanjaya, disela-sela penyerahan kunci terhadap konsumen yang rumahnya sudah jadi dan sudah bisa dihuni di kantor CKBI, Jalan Bantul, Selasa (9/4/2019).
Sebelumnya PT.CKBI dilaporkan oleh 12 konsumen ke Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY), bahkan beberapa konsumen melanjutkan laporannya sampai ke Polda DIY. Tidak hanya LKY, Lembaga Ombudsman DIY juga sampai saat ini menerima sebanyak 47 aduan konsumen CKBI dan kasusnya dalam proses penyelidikan.
Putu mengatakan proses pengembalian uang muka bagi konsumen yang membatalkan butuh proses karena uang konsumen sudah digunakan untuk membangun rumah. Sementara soal keterlambatan, ia menyadari tidak semua konsumen mendapatkan rumah dalam waktu dua tahun. Ia beralasan banyak faktor yang mempenaruhi sehingga target penyerahan rumah tidak sesuai perjanjian awal.
"Berdasarkan pengalaman ini memang dua tahun dianggap terlalu berani, maka kami akan merevisi menjadi tiga tahun," ujar Putu. Lebih jauh Putu mengatakan peristiwa yang terjadi selama ini menjadi pelajaran berharga untuk mematangkan proses pemasaran rumah bersubsidi.
Sementara di Piyungan masih dalam proses pembangunan yang direncanakan 300 unit. Putu mengklaim izin prinsip dan izin lokasi sudah dikantongi. Rumah subsidi yang ditawarkan ini senilai Rp130 juta dengan luas bangunan 30 x 60 meter.
Kuasa Hukum Korban CKBI yang melapor ke Polda DIY, Intan Nur Rahmawanti mengatakan ada empat orang yang tengah didampinginya untuk mencari keadilan. Keempat orang itu merupakan bagian dari 12 orang yang melapor ke LKY. Ia mengatakan kliennya selama ini sudah berupaya meminta uang kembali setelah membatalkan proses pembelian rumah namun pengembang memberikan tidak utuh. "Jadi sampai sekarang proses hukum masih berlanjut," kata Intan.
Menurut dia di Polda saat ini ada sekitar 32 orang yang melapor dengan kasus serupa. Mereka sudah membayar uang muka bahkan sudah mengangsur, namun belum menerima rumah yang dijanjikan dua tahun.
Wakil Lembaa Ombudsman DIY, Fuad mengatakan saat ini lembaganya juga masih berkoordinasi dengan Polda DIY apakah 32 orang yang lapor itu orang yang sama yang membuat pengaduan di LO DIY. "Sejauh ini aduan di kami ada 47 orang. Kami masih buka aduan," kata Fuad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 nomor 75 kg putra dengan total 366 kg. Ia juga mencatatkan rekor dunia lewat angkatan clean and jerk.
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.