TPS Lapas Wirogunan, Tetap Antusias Meski Hanya Hafal Capres dan Cawapres

Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Perempuan Kelas II B melakukan pencoblosan di TPS 19, Rabu (17/4/2019). - Harian Jogja/Salsabila Annisa Azmi.
17 April 2019 13:27 WIB Salsabila Annisa Azmi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Sebanyak 86 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Perempuan Kelas II B Wirogunan menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2019. Pencoblosan surat suara berjalan dengan lancar meskipun mayoritas warga binaan hanya mengetahui Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.

Kepala Lapas Perempuan Kelas II B, Retno Yunihardiningsih, mengatakan mayoritas WBP merupakan warga domisili luar DIY sehingga pengetahuan mereka soal calon wakil daerah sangat minim. "Meskipun begitu mereka tetap antusias mencoblos. Karena selama ini mereka juga mengamati dinamika politik kedua capres dan cawapres melalui jadwal menonton televisi secara terjadwal," kata Retno, Rabu (17/4/2019).

Adapun total WBP di Lapas Perempuan adalah 119 orang dan enam WNA. Namun hanya 86 WBP yang menggunakan hak suaranya. Sementara 33 WBP lainnya terpaksa golput karena NIK tidak terdata sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT)b. Retno mengatakan pemilu WBP dengan menggunakan database baru pertama kali dilakukan.

"Jadi wajar kalau ada kesalahan data seperti itu. Akan tetapi kami berharap besok persyaratan WBP bisa dikhususkan untuk mengurus A5. Sebab mereka tidak seperti orang lain yang bebas berkeliaran. Kan sayang kalau WBP golput," kata Retno.

Sebelumnya WBP sudah diberi sosialisasi oleh Kecamatan dan KPU Kota Jogja tentang tata cara memilih yang baik dan benar. Sebelum pemilihan, WBP tidak diperkenankan membicarakan politik di lingkungan lapas. Mereka wajib merahasiakan pilihan mereka. Sehingga pemilu 2019 di Lapas Perempuan berjalan Luberjudil tanpa intervensi dari pihak mana pun.