Sejak Awal Tahun, Harga Cabai Masih Stabil Rendah

Tumpukan cabai di salah satu kios milik pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, Rabu (13/2/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
19 April 2019 15:07 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, WATES--Harga cabai tidak hanya anjlok di tingkat petani Kulonprogo tetapi juga rendah di tingkat pedagang pasar. Rendahnya harga cabai itu sudah terjadi sejak awal tahun.

Pedagang sembako di Pasar Wates, Marsini mengatakan harga cabai memang cenderung rendah dari awal tahun. "Dari petaninya sudah rendah harganya," ujar Marsini pada Jumat (19/4/2019).

Harga cabai merah keriting yang ia jual seharga Rp12.000 per kilogram. Padahal sebelum harga rendah, Marsini bahkan bisa menjual cabai sampai Rp30.000 per kilogramnya.

Ia biasa mendapatkan stok cabai dari petani cabai di Pesisir Selatan Kulonprogo. "Kadang dari Panjatan, Galur, pokoknya di pesisir. Memang dari sananya sudah rendah," tutur Marsini.

Begitu juga dengan pedagang sembako di Pasar Sentolo, Sanijem mengatakan, harga cabai merah keriting yang ia jual harganya mencapai Rp10.000 per kilogram. "Sudah tiga bulanan ini harganya rendah, sebelumnya harganya mencapai Rp30.000 per kilogram," ujar Sanijem.

Untuk jenis cabai lainnya, cabai rawit merah harga yang ia jual masih di kisaran Rp25.000 dari sebelumnya mencapai Rp30.000 per kilogram. Lalu cabai rawit hijau harganya mencapai Rp12.000 dari kisaran Rp20.000 per kilogram.

"Tidak tahu sampai kapan harganya bisa kembali stabil, kita biasanya mendapatkan stok dari lokal saja, paling luar juga dari Sleman," ujar Sanijem.

Sementara di tingkatan petani, bahkan harga cabai sudah dianggap tidak menguntungkan dan petani memilih beralih menanam tanaman lainnya. Seperti Petani cabai di Dusun Bugel, Desa Bugel, Kecamatan Panjatan, Suhadi yang beralih menanam melon di lahannya yang sebelumnya ditanami cabai.

"Sebagian sudah beralih ke melon. Tapi ada juga yang sebagian ditanam cabai lagi," kata Suhadi. Ia menganggap harga cabai di tingkat petani tidak menguntungkan. Menurutnya, kalau mau balik modal, minimal harga di tingkat petani sampai Rp15.000 per kilogram.

Biasanya petani di Pesisir Selatan Kulonprogo menjual cabainya sampai ke Jakarta. Namun, karena stok cabai yang melimpah di Jakarta, membuat harga cabai di tingkat petani Kulonprogo rendah dan memilih menjualnya ke lokal saja.

Untuk harga berbagai komoditas, Dinas Perdagangan Kulonprogo, rutin melakukan pemantauan pada beberapa pasar di Kulonprogo. Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan Kulonprogo, Agus Suryanto mengatakan pemantauan tersebut dilakukan selama dua kali dalam seminggu. "Dari awal tahun memang harga cabai cenderung turun, tapi itu relatif bisa dikendalikan," ujar Agus.