Ada Beasiswa ke Tiongkok untuk 200 Siswa di DIY

Ilustrasi beasiswa - Ist/mmhealth.org
10 Mei 2019 22:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Sebanyak 200 lulusan SMA/SMK/MAN di DIY akan menerima beasiswa penuh ke 10 Perguruan Tinggi yang ada di Republik Rakyat Cina (RRC) pada September 2019 mendatang. Beijing Education Institute for International Exchange (BEIIE) sebagai pemberi beasiswa saat ini sedang melakukan penyaringan kepada para siswa berprestasi dan berminat mengikuti program beasiswa tersebut.

Sekretaris DIY Gatot Saptadi menyampaikan program dari BEIIE ini telah dimulai sejak tahun lalu. Sekitar 20 siswa MAN diberikan beasiswa penuh oleh BEIIE untuk belajar di RRC. "Awalnya memang program hanya untuk lulusan MAN saja, namun tahun ini sudah dibuka untuk SMA, SMK dan MAN. Saya lihat suasana belajar dan kehidupan disana bagus, untuk muslim juga tidak ada diskriminasi,” jelas Gatot dalam rilisnya, Jumat (10/5/2019).

Menurut Gatot, para penerima beasiswa ini akan mengikuti matrikulasi atau program penyetaraan ilmu dan pengenalan kampus selama satu tahun. Peserta akan menempuh pendidikan S-1 selama tiga tahun. Dalam kurun waktu empat tahun, mereka harus memenuhi target yang telah diberikan oleh pihak BEIIE. "Kami pikir, pendidikan dimanapun itu adalah sesuatu yang positif. Saya melihat ini adalah pola yang bagus dalam bentuk kemitraan karena kita mendapatkan manfaat dari beasiswanya, mendapat ilmu dan bisa belajar bersama banyak orang berbagai negara,” imbuh Gatot.

Gatot kerjasama terkait pertukaran mahasiswa antara Dewan Pendidikan DIY dengan BEIIE akan menjadi landasan kerjasama yang erat di masa depan khususnya di bidang pendidikan. Menurut Gatot, program ini merupakan salah satu upaya Pemda DIY untuk mempercepat pengingkatan kualitas keilmuan putra-putri DIY. "Lulusan sekarang belum bisa langsung dapat pekerjaan. Dengan ini mereka bisa menambah kualitas ilmu, meningkatkan ekonomi, dan meningkatkan mutu pendidikan di DIY secara keseluruhan,” katanya.

General Manager BEIIE Mr. Yu Da menyampaikan salah satu tujuan dari pemberian program beasiswa ini karena ingin memajukan dunia pendidikan. Dengan begitu, RRC akan lebih dikenal oleh masyarakat dunia karena banyak yang mengunjungi. Selain itu dirinya juga tertarik pada beragam budaya yang ada di dunia khususnya di DIY. "Saya mempelajari Jogja dan melakukan komunikasi dengan akademisi UGM untuk menggali wawasan, dan pelan-pelan berani menawarkan program. Kami berharap kerjasama pendidikan ini akan membuka peluang kerjasama yang lain,” ujar Yu Da.

Yu Da mengaku senang bisa bekerjasama dengan DIY karena menurutnya, kebudayaan yang ada di DIY sangat unik. GM BEIIE ini juga mengaku terkesan dengan pariwisata di DIY. “Pertama kali kesini, saya langsung jatuh cinta dengan Jogja. Saat ini kami ingin warga RRC tidak hanya mengenal Bali, tapi di Indonesia juga ada Jogja yang memiliki keistimewaan dan paket lengkap untuk dikunjungi,” kata Yu da.