OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, BANTUL – Dua remaja inisial AR, 23, remaja asal Bangunharjo, Sewon, Bantul dan juga AD, 25, asal Pendowoharjo, Bantul nekat menganiaya seorang korban menggunakan pedang hingga korban terluka parah. Keduanya pun ditangkap petugas Polsek Sewon.
Kapolsek Sewon Kompol Paimun menjelaskan penganiayaan tersebut berlangsung di Jalan Bantul pada Jumat (3/5/2019) malam hari. Setelah mendapatkan laporan tersebut pihaknya segera melakukan pencarian korban yang diduga akan melarikan diri.
“Kejadian ini sebetulnya sudah satu minggu yang lalu. Pelaku berinisial AR dan AD dikenakan pasal 170 tentang pengeroyokan yang hukumannya maksimal lima tahun. Korban itu merupakan temannya sendiri sebenarnya,” kata Kapolsek, Kamis (9/5).
Paimun mengatakan, kronologi tersebut berawal ketika pelaku AR meminjamkan pakaian kepada korban. Namun setelah korban mengembalikan, bentuk pakaian tersebut tidak seperti semula, lantas AR mengajak temannya AD untuk menemui korban dan melakukan penganiayaan. Hingga korban mengalami luka parah.
Dari kejadian tersebut pihak Polsek Sewon menghimbau bahwa masyarakat harus lebih berhati-hati selama bulan Ramadan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.
Operasi Freeport Indonesia di Grasberg berangsur pulih. Kapasitas produksi PTFI ditargetkan mencapai 80% pada pertengahan 2027.
G7 sepakat melepas 100 juta barel cadangan energi. Trump kemudian membatalkan rencana larangan ekspor solar AS.
Kunjungan wisman ke YIA mencapai 13.876 pada Agustus 2026. Pemda DIY membidik pasar baru dan menjajaki sejumlah rute langsung.