11.000 Penerima Bansos Dicoret karena Judi Online
Mensos Gus Ipul menyebut lebih dari 11.000 penerima bansos dicoret karena terindikasi terlibat judi online pada 2026.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Anggara Nasution menunjukan barang bukti di Mapolres Kulonprogo, pada Kamis (16/5/2019). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Polres Kulonprogo berhasil membekuk perampok lintas provinsi yang beraksi di Kulonprogo. Tiga perampok itu menggasak uang Rp505 juta pada Maret lalu. Ketiganya berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Dua orang lainnya masih dicari.
Sebenarnya, komplotan perampok dari Palembang itu ada lima orang. Namun yang tertangkap di Pemalang hanya tiga orang saja. Ketiganya yaitu Harsono berusia 40 tahun, Beniyadi 41 tahun, dan Fery Irawan 29 tahun langsung dibawa ke Polres Kulonprogo. Dua orang lainnya masih dalam pencarian.
Salah satu pelaku, Beniyadi mengaku dirinya menancapkan paku dibuat dari besi payung. "Setelah tahu mobilnya, saya tancapkan paku satu di mobil," tuturnya, saat dihadirkan dalam konferensi pers Kamis (16/5/2019).
Ia mengaku mendapatkan target seketika itu juga. "Acak aja seketika," ungkapnya.
Ia mengaku baru pertama kalinya merampok. Ia mendapatkan bagian dari hasil rampokan sebanyak Rp65 juta.
Setelah melancarkan aksi perampokan, kelima pelaku membagikan hasilnya di Tol Cipali. Beniyadi mengaku menggunakan uangnya itu untuk bayar utang dan foya-foya.
Kasus perampokan tersebut membuat uang korban atas nama Kusman raib. Total uang di dalam tas yang digasak pelaku sebanyak Rp505 juta. "Selain uang, di tasnya juga ada STNK, SIM, dan kartu ATM," tutur Kusman seorang warga Dusun Suruhan, Desa Karangsari, Kecamatan Pengasih.
Perampokan tersebut terjadi pada Rabu (20/3/2019) lalu. Kusman diincar pelaku saat mengambil uang di sebuah bank di Wates. Perampokan terjadi di Jalan Moch Dawam, Kecamatan Wates pada siang hari. Saat itu Kusman, sedang mengecek kondisi bannya yang gembos.
Saat lengah, tas yang berisi uang Rp505 juta itu dirampok oleh dua orang yang menggunakan sepeda motor. "Saat saya mendongkrak mobil karena ban gembos, ibu-ibu ngasih tahu saya ada orang yang ngambil tas di mobil. Dia tanya itu siapa. Saya cek, ternyata (tas) sudah tidak ada," ujar Kusman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PP Tunas menetapkan 22 PLF berisiko tinggi, termasuk Telegram dan Discord. Simak daftar platform dan dampaknya bagi akun anak.
BMKG mencatat HTH ekstrem hingga 131 hari di DIY. Cek daftar 17 provinsi dan kondisi musim kemarau Indonesia.
Inter Milan comeback 5-3 atas Udinese setelah tertinggal dua gol. Simak kronologi delapan gol dan posisi Nerazzurri di klasemen Serie A.
Australia memperketat chart musik. Lagu yang kreativitas utamanya dibuat AI tak lagi memenuhi syarat, tetapi AI sebagai alat bantu tetap boleh.
Lamine Yamal mengklaim layak memenangkan Ballon d'Or 2026 setelah membawa Barcelona dan Spanyol meraih trofi.