Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Ilustrasi tawuran pelajar./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN- Petugas Polsek Mlati menangkap sepuluh orang pelajar salah satu sekolah di wilayah Ngaglik, Sleman. Mereka diamankan karena hendak melakukan aksi penyerangan ke sebuah sekolah di wilayah Mlati, Sleman, Senin (20/5/2019).
Kapolsek Mlati Kompol Yugi Bayu mengatakan awalnya para pelajar tersebut mengendarai sepeda motor mendatangi sebuah sekolah di Mlati. Mereka sempat membuat ulah dengan menantang sekolah tersebut.
"Anak-anak (siswa) di Mlati belum ada yang keluar ketika para pelajar sekolah Ngagglik mendatangi sekolah," kata Kapolsek, Senin (20/5/2019) sore.
Para pelajar tersebut awalnya, kata Kapolsek, hanya teriak-teriak di depan gerbang sambil menggeber-geber gas sepeda motor. Dia mengatakan tidak tahu penyebab pasti para pelajar ini mendatangi sekolah tersebut.
"Karena, tiba-tiba saja puluhan motor itu datang di depan sekolah dan seperti menantang bertikai dengan pelajar di situ," kata dia.
Namun, polisi tiba di lokasi langsung membubarkan aksi penyerangan dan menghalau para pelajar yang berupaya kabur. Sepuluh dari mereka kemudian diamankan petugas, namun dari pelaku tidak ada yang membawa senjata tajam.
Selanjutnya, untuk mencegah terjadinya tawuran ke depannya, aparat kepolisian melakukan mediasi dengan mengumpulkan para guru dari kedua pihak sekolah yang diduga bertikai ini.
"Para pelajar tersebut kami bawa ke Polsek kemudian dilakukan pembinaan. Kami juga undang guru dan orang tua mereka ," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.