Selama Lebaran, Ini Dia yang Dilakukan BPJS Kesehatan Guna Melayani Pemudik

Ilustrasi BPJS Kesehatan. - Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
27 Mei 2019 16:32 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sepanjang H-7 sampai H+7 lebaran, peserta JKN-KIS dipastikan tetap bisa mengakses layanan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, termasuk saat mudik di luar kota.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jogja, Hesti Yuniarti, mengatakan layanan saat peserta mudik di luar kota ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan memberikan kemudahan portabilitas bagi peserta JKN-KIS. Dia menjelaskan peserta JKN-KIS yang sedang mudik dan membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) meski peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut. “Daftar FKTP ini dapat dilihat melalui aplikasi Mudik BPJS Kesehatan atau dengan menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400,” kata dia kepada Harianjogja.com, Senin (27/5/2019).

Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan, kata dia, menyediakan beberapa fitur yang bisa diakses pengguna, di antaranya nomor telepon darurat dan nomor telepon layanan informasi BPJS Kesehatan, lokasi kantor BPJS Kesehatan terdekat, fasilitas mitra BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasi publik area, Mobile JKN dan media sosial BPJS Kesehatan.

Jika memang pemudik tidak menemukan FKTP atau semisal memerlukan pelayanan di luar jam buka FKTP, peserta bisa dilayani di IGD rumah sakit terdekat guna penanganan medis dasar. "Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberi pelayanan penanganan pertama untuk peserta," katanya.

Pelayanan kesehatan ini, kata dia, hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang status kepesertaannya aktif. Sebab itu ia mengimbau kepada para peserta agar rutin mengecek status kepesertaan dan riwayat tagihan atau pembayaran iuran JKN-KIS. "Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Fita Yulia Kisworini, mengatakan dinasnya tetap menyediakan pelayanan kesehatan selama Lebaran. Sebanyak dua puskesmas diakui dia tetap buka 24 jam, khususnya untuk pelayanan persalinan, yakni Puskesmas Tegalrejo dan Puskesmas Jetis.

Puskesmas lainnya, buka pada 3,4,7 dan 8 Juni, mulai pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB. Sedangkan pada 5 dan 6 Juni, puskesmas libur, layanan gawat darurat dialihkan ke RS Pratama. “Begitu juga pada 2 dan 9 Juni puskesmas juga tutup, karena Minggu,” kata Fita.

Pada 29 Mei hingga 9 Juni, kata Fita, Dinkes Jogja membuka pelayanan kesehatan di posko Lebaran Simpang Empat Tugu Pal Putih; Kawasan Titik Nol Kilometer dan sekitar Abu Bakar Ali. "Itu kami lakukan untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung di Kota Jogja," katanya.

Selain itu, Dinkes bekerja sama dengan Polresta Jogja dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jogja akan menggelar deteksi dini risiko kecelakaan. Kegiatan ini akan berlangsung di Terminal Giwangan, pada 29 Mei hingga 12 Juni. “Pemeriksaan yang kami lakukan meliputi cek gula darah, tekanan darah, alkohol dan napza,” kata dia.