DPRD Jogja Desak Usut Tuntas Kasus Daycare Little Aresha
Kasus daycare Jogja disorot DPRD. Polisi diminta usut tuntas dan pengawasan PAUD diperketat demi lindungi anak.
Ilustrasi BPJS Kesehatan./Bisnis Indonesia-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Sepanjang H-7 sampai H+7 lebaran, peserta JKN-KIS dipastikan tetap bisa mengakses layanan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan, termasuk saat mudik di luar kota.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jogja, Hesti Yuniarti, mengatakan layanan saat peserta mudik di luar kota ini merupakan komitmen BPJS Kesehatan memberikan kemudahan portabilitas bagi peserta JKN-KIS. Dia menjelaskan peserta JKN-KIS yang sedang mudik dan membutuhkan pelayanan kesehatan, dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) meski peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut. “Daftar FKTP ini dapat dilihat melalui aplikasi Mudik BPJS Kesehatan atau dengan menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400,” kata dia kepada Harianjogja.com, Senin (27/5/2019).
Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan, kata dia, menyediakan beberapa fitur yang bisa diakses pengguna, di antaranya nomor telepon darurat dan nomor telepon layanan informasi BPJS Kesehatan, lokasi kantor BPJS Kesehatan terdekat, fasilitas mitra BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasi publik area, Mobile JKN dan media sosial BPJS Kesehatan.
Jika memang pemudik tidak menemukan FKTP atau semisal memerlukan pelayanan di luar jam buka FKTP, peserta bisa dilayani di IGD rumah sakit terdekat guna penanganan medis dasar. "Pada kondisi gawat darurat, seluruh fasilitas kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan wajib memberi pelayanan penanganan pertama untuk peserta," katanya.
Pelayanan kesehatan ini, kata dia, hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang status kepesertaannya aktif. Sebab itu ia mengimbau kepada para peserta agar rutin mengecek status kepesertaan dan riwayat tagihan atau pembayaran iuran JKN-KIS. "Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN," kata dia.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Fita Yulia Kisworini, mengatakan dinasnya tetap menyediakan pelayanan kesehatan selama Lebaran. Sebanyak dua puskesmas diakui dia tetap buka 24 jam, khususnya untuk pelayanan persalinan, yakni Puskesmas Tegalrejo dan Puskesmas Jetis.
Puskesmas lainnya, buka pada 3,4,7 dan 8 Juni, mulai pukul 08.00 WIB sampai 12.00 WIB. Sedangkan pada 5 dan 6 Juni, puskesmas libur, layanan gawat darurat dialihkan ke RS Pratama. “Begitu juga pada 2 dan 9 Juni puskesmas juga tutup, karena Minggu,” kata Fita.
Pada 29 Mei hingga 9 Juni, kata Fita, Dinkes Jogja membuka pelayanan kesehatan di posko Lebaran Simpang Empat Tugu Pal Putih; Kawasan Titik Nol Kilometer dan sekitar Abu Bakar Ali. "Itu kami lakukan untuk mengantisipasi banyaknya pengunjung di Kota Jogja," katanya.
Selain itu, Dinkes bekerja sama dengan Polresta Jogja dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jogja akan menggelar deteksi dini risiko kecelakaan. Kegiatan ini akan berlangsung di Terminal Giwangan, pada 29 Mei hingga 12 Juni. “Pemeriksaan yang kami lakukan meliputi cek gula darah, tekanan darah, alkohol dan napza,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus daycare Jogja disorot DPRD. Polisi diminta usut tuntas dan pengawasan PAUD diperketat demi lindungi anak.
Pemangkasan anggaran Perpusnas 2026 dan perkembangan AI dinilai UMY menjadi tantangan besar bagi budaya membaca dan literasi masyarakat.
John Herdman menyebut laga Indonesia melawan Vietnam menjadi peluang besar untuk menguasai Grup A Piala AFF 2026 dan membuka jalan ke semifinal.
Basarnas mengevakuasi 232 korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Utara Sumenep. Sebanyak 227 orang selamat dan lima meninggal dunia.
DPC PKB Sleman periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Pengurus baru langsung menargetkan kemenangan Pemilu 2029 dan memperkuat konsolidasi partai.
Menhan sementara Iran menegaskan setiap ancaman dari musuh dianggap nyata. Teheran juga menyatakan siap mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional.