Batik Air Membuka Rute Penerbangan Baru di YIA

Pesawat Airbus A320 dari Maskapai Batik Air mendarat pertama kalinya di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada Rabu (29/5/2019). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
30 Mei 2019 05:07 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, CENGKARENG-- Pesawat Airbus A320 dari Maskapai Batik Air mendarat dengan mulus untuk pertama kalinya di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Batik Air menjadi maskapai kedua yang mendarat di YIA setelah sebelumnya penerbangan pesawat komersial pertama dari Citilink.

Penerbangan dengan nomor ID-6372 itu tiba di Bandara YIA pada pukul 09.05 WIB dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Jumlah penumpang yaitu 103 untuk kelas ekonomi, dan empat penumpang dari kelas bisnis, jadi total ada 107 penumpang dalam penerbangan itu.

Managing Director Lion Air Group, Daniel Putut mengatakan penerbangan pertama dari Batik Air ke Bandara YIA itu merupakan kesempatan yang bagus menjelang lebaran.

"Kita akan optimalkan untuk hari raya ini. Kondisi bandara juga bagus, calon penumpang dari Muntilan, Cilacap, Wonosobo dekat. Perjalanannya cuma dua jam. Ideal untuk bandara," kata Daniel pada Rabu (29/5/2019).

Dalam pembukaan rute baru ke YIA itu, Batik Air tidak hanya membuka rute dari Soekarno-Hatta ke YIA saja tapi juga membuka penerbangan dari YIA ke Palangkaraya. Penerbangan ke Palangkaraya dengan nomor ID-6696 itu berangkat pada pukul 09.50 WIB.

Total penumpang yang berangkat dari YIA ke Palangkaraya sebanyak 59 penumpang. Ke depan pihaknya juga akan menambah rute baru. "Tanggal 1 Juni nanti kami akan tambah penerbangan ke Samarinda dan Denpasar," tutur Daniel.

Setelah beroperasinya Batik Air di Bandara YIA, jumlah maskapai yang beroperasi sampai saat ini menjadi dua. General Manager PT Angkasa Pura I, Agus Pandu Purnama mengatakan untuk ke depannya, penerbangan ke Palangkaraya tersebut tingkat okupansinya diprediksi tinggi.

"Palangkaraya luar biasa, bahkan nanti ada penerbangan ke YIA sampai 144 seat terisi, cukup penuh okupansinya sampai 80%. Masyarakat sudah mulai mengetahui," ungkap Pandu pada Rabu.

Ia mengatakan sampai saat ini kondisi keterisian kursi penerbangan di YIA cenderung meningkat. "Peningkatannya bisa sampai 50%, kemarin terakhir yang paling banyak Citilink terjual sampai 90 seat," ujar Pandu.

Salah satu penumpang Batik Air yang tiba di Bandara YIA, Teguh Handoko mengatakan, biasanya ia menggunakan penerbangan ke Jogja dan tiba di Bandara Adisucipto, namun kali ini ia tiba di Bandara YIA karena ingin mencoba bandara baru.

"Pas beli saya kira penerbangan bukan penerbangan perdana Batik Air. Tapi taunya tadi disambut dan ini penerbangan perdana," ujar Teguh pada Rabu.