Asyik, Kampung Josari Kini Resmi Punya Bank Sampah

Suasana kegiatan di Bank Sampah Josari Asri, Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Minggu (2/6/2019). - Istimewa/ACT
02 Juni 2019 20:27 WIB Arief Junianto Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang Lebaran, masyarakat Kampung Josari, Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, bersama sukarelawan dari Aksi Cepat Tangap dan Masyarakat Relawan Indonesia (ACT-MRI) menggelar kegiatan bersih-bersih kampung serta peresmian Bank Sampah Josari Asri (BSJA), Minggu (2/6/2019).

Koordinator BSJA Rani, mengatakan masyarakat Kampung Josari sebelumnya telah mendapatkan pelatihan pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomis bersama tim dari Akademi Relawan Indonesia (ARI). Setelah pelatihan, masyarakat terus didampingi secara berkala oleh sukarelawan ACT-MRI Yogyakarta hingga terbentuk Bank Sampah Josari Asri (BSJA).

Tidak hanya warga Josari, kata dia, semua masyarakat atau komunitas dapat mengikuti program yang disediakan oleh BSJA, yaitu program Tabungan Sampah dan Program Sedekah Sampah.

"Tabungan Sampah diharapkan bisa dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memanfaatkan sampah jadi barang yang bernilai ekonomis dengan cara menukarkan sampah di rumahnya setiap sebulan sekali. Setelah tiga atau enam bulan, tabungan bisa diambil untuk digunakan keperluan masyarakat. Sedangkan, Program Sedekah sampah akan dimanfaatkan untuk program sosial, pendidikan, layanan kesehatan dan aksi kemanusiaan melalui ACT,” ucap dia melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu.

Nasrudin dari ACT Yogyakarta mengatakan kegiatan peresmian bank sampah di Kampung Josari dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Hariyadi. Dalam acara itu, masyarakat juga diberikan bimbingan teknis soal teknik pemilahan dan penimbangan sampah pada BSJA.

Data dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan yang berada di Kabupaten Bantul, tercatat jumlah sampah yang masuk sebanyak 600 ton yang berasal dari tiga daerah di DIY yaitu Bantul, Sleman dan Kota Jogja.

“Dengan banyak bank sampah di DIY, kami berharap bisa mengurangi beban di TPST Piyungan sekaligus menjadi pemberdayaan masyarakat,” ucap dia.