Nyaris Hanyut Terbawa Ombak Pantai Glagah, 4 Wisatawan Selamat Setelah Berpegangan Batu

Anggota SRI Wilayah V Kulonprogo tengah mengobati korban luka kecelakaan laut di Pantai Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Selasa (11/6/2019). - Ist/ SRI Wilayah V Kulonprogo
11 Juni 2019 14:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebanyak empat orang wisatawan nyaris hanyut terbawa ombak saat bermain di Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Selasa (11/6/2019). Beruntung para korban berhasil selamat dengan cara berpegangan di bebatuan pemecah gelombang.

Peristiwa ini bermula saat keempat korban, yakni Dewi Kumala Sari, 22, Muhammad Ravi, 13, Zakiano, 9, dan Raka Gibran, 3, seluruhnya warga Kecamatan Tempel, Kabupaten Sleman, tengah bermain di area pasir sisi barat pemecah ombak Pantai Glagah sekitar pukul 06.30 WIB. Mendadak ombak besar setinggi tiga meter menerjang mereka.

"Dari arah laut datang ombak besar, kemudian menyeret para korban," kata Aris sesaat usai kejadian, Selasa pagi.

Para korban sempat terbawa ombak sebelum akhirnya terbentur di area pemecah gelombang. TIM SRI yang tengah berjaga lantas berlari ke lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan. Meski tidak ada korban jiwa, para korban mengalami sejumlah luka lantaran terbentuk pemecah ombak.

"Usia melakukan penyelamatan, kami langsung memberi pertolongan pertama terhadap korban yang luka," ujarnya.

Aris mengatakan sebelum kejadian pihaknya telah memperingatkan para korban untuk menjauh dari tepi pantai. Namun karena seruan tak dihiraukan, kejadian tersebut tak bisa terhindarkan. Ia pun mengimbau kepada semua masyarakat yang hendak berkunjung ke area Pantai Kulonprogo untuk tidak bermain di laut.

Imbauan ini tak lepas dari kondisi ombak yang sejak beberap hari lalu mengganas. Pada 10 Juni kemarin, ketinggian ombak bahkan berkisar antara 2,5 meter hingga 3 meter. Sedangkan saat kejadian hari ini, kata Aris, ketinggian mencapai 5 meter.

"Berdasarkan informasi BMKG, ketinggian ombak di laut selatan DIY mengalami peningkatan sampai tanggal 16 Juni dengan rata-rata tinggi 3,5 sampai 4 meter," ujarnya.