KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi petasan./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta harus mengeluarkan tenaga tambahan untuk membersihkan sampah sisa pembakaran petasan berupa serpihan-serpihan kertas yang berserakan di Alun-Alun Utara Yogyakarta, yang menjadi tempat orang menyalakan petasan sebelum sampai setelah Idulfitri.
"Sampah berupa serpihan-serpihan kertas akibat sisa pembakaran petasan ini sangat sulit dibersihkan, apalagi jika sisa kertas ini terselip di antara rerumputan," kata Kepala Seksi Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Ahmad Haryoko di Yogyakarta, Sabtu (15/6/2019).
DLH Kota Yogyakarta menerjunkan 10 petugas kebersihan untuk membersihkan sampah sisa pembakaran petasan. "Meskipun sulit karena sampahnya ringan dan terselip di rerumputan yang tinggi, tetapi kami upayakan agar Alun-Alun Utara bersih dari sampah. Jika kotor, maka akan mengganggu kenyamanan wisatawan atau masyarakat yang melintas," kata Ahmad.
Ia pun berharap masyarakat tidak lagi menyulut petasan karena hanya akan memberikan dampak tidak baik, mulai dari polusi udara, polusi suara hingga menimbulkan sampah yang sulit dibersihkan.
"Petasan hanya akan mengganggu saja. Lebih baik tidak usah dibakar. Lingkungan pun nyaman dan kebersihan terjaga," katanya.
Petugas kebersihan yang ikut menyapu sampah sisa petasan, Redjo, mengaku kecewa dengan sikap masyarakat yang seenaknya mengotori lingkungan di Alun-Alun Utara Yogyakarta yang terletak berdekatan Keraton Yogyakarta sebagai simbol budaya.
"Seharusnya masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah atau menumpuk sampah sembarangan meskipun sudah ada petugas yang membersihkan," katanya.
Ia mengatakan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya berada di tangan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta saja tetapi juga masyarakat, meskipun tugas utama petugas kebersihan adalah untuk menjaga kebersihan dengan penyapuan rutin.
Para petugas menyapu serpihan kertas sisa petasan lalu mengumpulkannya ke dalam bak sepeda motor roda tiga untuk kemudian mengangkutnya ke depo sampah terdekat.
Sebelumnya, Kepala DLH Kota Yogyakarta Suyana mengatakan sudah membentuk satuan tugas kebersihan yang akan diterjunkan sewaktu-waktu untuk membersihkan lingkungan selama libur Lebaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Revitalisasi 71.744 sekolah ditargetkan pada 2027 dengan prioritas sekolah terdampak bencana, rusak berat, dan daerah 3T.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Minggu 27 September 2026 naik. Cek harga jual dan buyback berbagai ukuran.
Simulasi UMP 2027 jika naik 7,5%-9,5%. UMP DKI Jakarta berpotensi mencapai Rp6,27 juta berdasarkan usulan KSPI dan Partai Buruh
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Prabowo Subianto menelon Rahmat Erwin Abdullah usai meraih emas dan memecahkan rekor dunia angkat besi Asian Games 2026.