Truk Jatuh ke Jurang di Kulonprogo, 2 Orang Tewas Tertimpa Muatan Kayu

Proses evakuasi bangkai truk yang jatuh terperosok jurang di ruas Jalan Wates-Kokap, Dusun Klepu, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Minggu (23/6/2019).Harian Jogja - Jalu Rahman Dewantara
23 Juni 2019 17:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Truk bermuatan kayu terperosok ke jurang sedalam lima meter di ruas Jalan Wates-Kokap, Dusun Klepu, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Minggu (23/6/2019). Dua penumpang tewas di lokasi kecelakaan.

Kanit Laka Lantas Polres Kulonprogo, IPTU Agus Kusnendar mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.45 WIB, bermula saat truk bernomor polisi AB 8480 EC yang dikemudikan Tupon Sutrisno, 53, warga Hargowilis, Kecamatan Kokap, melaju dari arah timur (Wates) ke barat (Kokap). Truk itu mengangkut puluhan gelondongan kayu jati dan sembilan orang. Dua orang duduk di sebelah sopir, sisanya di bak truk, di atas tumpukan kayu.

Di jalan menikung dan bergelombang, pengemudi truk dikagetkan dengan munculnya Yamaha Vixion bernomor polisi AB 3798 WL yang melaju dari arah berlawanan. Si pengendara, Ade Restu Rifananda, 14, warga Dusun Klepu, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, melajukan motornya terlalu ke tengah jalan.

Seketika sopir membanting setir ke kiri atau selatan untuk menghindari tabrakan. Nahas, truk justru terperosok ke dalam jurang yang berjarak kurang dari satu meter dari badan jalan. Adapun pengendara motor yang juga menghindari truk menabrak tebing di sebelah utara jalan.

“Peristiwa ini menyebabkan dua orang yang naik di bak truk tewas karena tergencet muatan kayu jati, sedangkan korban lainnya mengalami luka-luka dan kini sedang dirawat di rumah sakit,” kata Agus.

Korban tewas adalah, Mujiono, 30, dan Suratman, 40. Dua warga Desa Hargowilis itu meregang nyawa seusai tertimpa gelondong kayu hingga menderita patah tulang di beberapa bagian tubuh dan luka dalam.

Sementara, dua korban luka ringan hingga berat adalah tetangga kedua korban tewas, yakni nama Sutarto, 43 dan Sukarman, 33. Adapun toga korban luka lainnya adalah Tugiran, 45, dan Wahyudi, 29, warga Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap; serta Untung Supriyadi, 47 asal Purworejo.

Tiga orang yang berada di kabin truk, yakni sang sopir  Tupon Sutrisno, dan dua penumpang Tugiran, 50 dan Kasman, 40, masing-masing asal Hargowilis dan Hargotirto, tidak mengalami luka. Pengendara motor, Ade, juga hanya mengalami luka ringan di bagian kaki. Para korban itu kemudian mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara Polres Kulonprogo, kecelakaan disebabkan sepeda berjalan melewati marka jalan. Selain itu ada kemungkinan truk membawa terlalu banyak muatan. “Tetapi ini masih kami selidiki,” kata Agus.

Salah satu saksi, Tabah Ariyanto, 18, mengatakan dari penuturan korban selamat, kecelakaan terjadi karena truk hendak menghindari kendaraan bermotor yang berjalan melewati marka.

Tabah tak melihat langsung kejadian tersebut. Dia tengah dalam perjalanan ke Wates, dan sesampainya di lokasi, ia melihat sebuah truk sudah terguling di tepi jurang. “Saat saya ke sini masih sepi, kebetulan ada bapak-bapak yang juga lagi lewat, kami lalu berusaha menolong dan memanggil polisi.”

Tak berselang lama, jajaran kepolisian datang bersama regu penyelamat dari SAR Satlinmas Rescue Wilayah VI Sermo dan PMI Kulonprogo. Korban tewas dan selamat langsung dievakuasi menuju rumah sakit.

Proses evakuasi truk memerlukan waktu yang cukup lama karena tersangkut pepohonan. Polisi kemudian mendatangkan mobil derek. Bersama warga yang berkerumun di lokasi kejadian, truk nahas itu ditarik menggunakan tambang dan mobil derek.