Hyundai Stargazer Siap Mengaspal di Jogja
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Ilustrasi daging ayam./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Ribuan ayam hidup bakal dibagikan secara gratis di Jogja oleh Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta (Apayo) dan dan Perhimpunan Insan Perunggasan Indonesia (Pinsar) DIY.
Pembagian ayam gratis itu sebagai bentuk protes atas anjloknya harga ayam hidup di tingkat peternak. Sejak 10 bulan terakhir hingga saat ini harga ayam hidup di kandang selalu di bawah Harga Pokok Produksi (HPP) yang seharusnya ayam hidup Rp18.700/kg atau karkasnya mencapai HPP Rp30.000/kg.
Saat ini pedagang membeli dari peternak dengan harga hanya Rp7.000-Rp8.000/kg dikarenakan over supplay. Namun penjualan dari pedagang ke masyarakat saat ini selalu diatas HPP yaitu Rp29.000-Rp30.000/kg.
Ketua Apayo, Hari Wibowo mengatakan, lebih baik membagikan ayam secara gratis ke masyarakat ketimbang dibeli pedagang ayam namun harganya murah.
"Ya seperti itu keadaanya, karena harga ayam jatuh daripada dikasihkan bakul [pedagang] murah dijualnya ke masyarakat masih tetap tinggi ya mending dikasihkan gratis saja [ke masyarakat]," kata Hari Wibowo, Senin (24/6/2019).
Sejatinya kata dia, dengan pembelian harga ayam hidup yang murah, sejatinya masyarakat dapat menikmati harga ayam yang murah pula, namun kenyataannya justru berbdea, pedagang tetap menjual ayam dengan harga tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hyundai Stargazer resmi hadir di Jogja, setelah sebelumnya diluncurkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID)
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.