Nama Kepala BKPPD Gunungkidul Dicatut dalam Surat Mutasi Palsu
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi (empat kiri) saat berfoto bersama dengan Jogjakarta Land Rover Community, yang akan mengadakan kegiatan Jogja Experience #2nd Nomadic Adventure Camp di sejumlah objek wisata di Gunungkidul, Selasa (25/6/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Pariwisata DIY berkomitmen mengembangkan wisata minat khusus untuk mendongkrak sektor wisata di wilayah ini. Salah satunya dengan menggelar Jogja Experience #2nd “Nomadic Adventure Camp” di kawasan Geopark Gunungsewu, Gunungkidul mulai 27-30 Juni.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata DIY, Aria Nugrahadi, mengatakan pengembangan sektor wisata ke depannya tidak lagi bertumpu pada mass tourism atau wisata massal, namun akan menyasar ke wisata minat khusus dengan mengajak pengunjung ikut beraktivitas dalam kegiatan kepariwisataan.
Menurut dia, potensi minat khusus di Gunungkidul sangat banyak karena banyak destinasi yang sudah memiliki fasilitas lengkap mulai dari area perkemahan hingga keberadaan pasar digital. Beberapa destinasi yang dikembangkan untuk wisata experience di antaranya Gunung Api Purba Nglanggeran, Telaga Jonge dan Lembah Ngingrong. “Inti dari wisata minat khusus ini tidak hanya mengajak wisatawan untuk melihat keindahan alam, tapi juga ikut dalam kegiatan kepariwisataan seperti camping hingga aktivitas jual beli di pasar,” katanya, Selasa (25/6/2019).
Menurut dia, pengembangan wisata minat khusus tidak melulu mendatangkan pelancong dalam jumlah banyak. Namun lebih mengedepankan pengalaman yang diberikan kepada pelancong saat mengunjungi destinasi wisata.
Dia menambahkan, salah satu bentuk pengembangan destinasi wisata minat khusus dengan menyelenggarakan Jogja Experience #2nd “Nomadic Adventure Camp” dengan menjelajahi dan menginap di destinasi wisata di Gunungkidul, khususnya di kawasan Geopark Gunungsewu. “Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya karena tahun lalu difokuskan untuk menjelajahi kawasan wisata di Kulonprogo. Rencananya event-event minat khusus ini akan terus kami kembangkan untuk mendongkrak sektor keparwisataan di DIY,” kata Aria.
Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, mengatakan pemkab mendukung penyelenggaraan Jogja Experience #2nd “Nomadic Adventure Camp” yang diselenggarakan di sejumlah objek wisata. Menurut dia, kegiatan ini sekaligus sebagai ajang promosi wisata di Gununkidul. “Kami dukung dan berjalan sukses,” katanya.
Ketua Pelaksana Jogja Experience #2nd “Nomadic Adventure Camp” Samuel Budi W mengatakan, acara kamping di kawasan wisata ini berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan komunitas land rover di Indonesia. Total ada 150 peserta yang akan berpartisipasi di dalam kegiatan jelajah wisata di Bumi Handayani. “Titik start akan mulai dari Watu Mabur di Bantul kemudian menuju kawasan wisata di Gunungkidul mulai dari Gunung Api Purba Nglanggeran, Embung Sriten, Telaga Jonge, Lembah Ngingrong hingga kawasan Pantai Jungwok. Selain eskplor wisata, para peserta juga akan diajak menginap dan mencicipi makanan dan minuman khas Gunungkidul,” kata Samuel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Surat mutasi palsu mengatasnamakan Kepala BKPPD Gunungkidul beredar di lingkungan puskesmas. ASN diminta waspada terhadap modus penipuan.
Pemkab Bantul masih mematangkan persiapan pembangunan PSEL, mulai dari penyiapan lahan hingga penyusunan MoU dan PKS bersama Danantara.
KPK mengusulkan kampanye akbar ditinjau ulang dan mendorong kampanye digital untuk menekan biaya politik serta mencegah korupsi.
Dispetaru Bantul menyusun SPPR 2026-2030 untuk menyelaraskan program pembangunan lintas OPD dengan RTRW agar pembangunan lebih terarah.
Polisi memeriksa nakhoda dan sembilan ABK KM Nurul Salsa untuk mengungkap penyebab kapal tenggelam. Sebanyak 20 penumpang masih dicari.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.