Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, BANTUL- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah mencari sosok yang pas untuk diusung dalam pemilihan kepala daerah atau pemilihan bupati dan wakil bupati Bantul 2020 mendatang. sejumlah nama sudah muncul dan menjadi perbincangan di internal PDIP meski proses penjaringan belum dibuka.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul, Kusbowo Prasetyo, menyebut nama-nama yang muncul dari kader partai di antaranya adalah Hanung Raharjo, Joko Purnomo, Aryunadi, Yoeke Indra Agung Laksana, dan Dwi Kristianto. Tidak hanya dari internal, namun sejumlah kader PDIP juga melirik nama di eksternal partai.
“Kalau dari eksternal itu ada nama pak Bambang Wisnu Handoyo,” kata Kusbowo, melalui sambungan telepon, Rabu (10/7/2019). Kusbowo mengatakan Bambang Wisnu Handoyo atau akrab disapa BWH diusulkan karena dinilai memiliki kapasitas dalam dalam urusan pemerintahan. Selain itu Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (DPPKAD) juga memiliki wawasan kebangsaan yang cukup, “Ia menguasai birokrasi,” ucap Kusbowo.
Namun demikian, Kusbowo mengatakan proses penjaringan belum dimulai. Saat ini pihaknya masih mencari dan partai menampung usulan dari beberapa pihak. Proses penjaringan nanti, kata dia, dimulai tingkat bawah. Dalam proses penjaringan, ia menegaskan PDIP terbuka bagi siapa saja yang ingin daftar baik dari kader internal maupun tokoh eksternal partai.
Nama-nama yang terkumpul nanti akan disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mengikuti sejumlah tahapan seleksi sebagaimana biasanya yang sudah menjadi tradisi di PDIP.
Sementara itu, BWH belum bisa dikonfirmasi terkait namanya masuk dalam radar PDIP sebagai salah satu tokoh potensial untuk dicalonkan dalam pilkada Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
CEO Meta Mark Zuckerberg menilai AS tidak perlu memblokir AI China untuk memenangkan persaingan teknologi. Ia mendorong peningkatan inovasi dan daya saing perus
BLT Kesra Rp900.000 kembali ramai dibicarakan menjelang Agustus 2026. Hingga kini pemerintah belum mengumumkan kelanjutan maupun jadwal pencairan bantuan terseb
Sebanyak 30 hektare sawah di Palihan, Sindutan, dan Jangkaran, Temon, Kulonprogo, bertahun-tahun tak mendapat aliran irigasi Kalibawang. Petani mengandalkan sum
AS resmi larang impor robot humanoid & robot kaki empat buatan asing. FCC nilai robot ancaman keamanan nasional. China mengecam kebijakan ini!
Polresta Jogja memecah berkas 19 tersangka kasus Little Aresha Daycare menjadi dua kelompok berdasarkan dugaan peran. Jumlah korban kini mencapai 157 anak.