Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Ilustrasi./Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul akan mengebut pemberian vaksin antraks di wilayah endemik antraks. Hal ini dilakukan agar hewan-hewan ini aman untuk kurban pada saat pelaksanaan Hari Raya Iduladha.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan vaksinasi terhadap ternak. Total hingga saat ini, ternak warga yang diberikan vaksin sebanyak 633 ekor sapi dan kambing 1.423 ekor.
Pemberian vaksin terbagi dalam dua zona. Untuk zona merah meliputi Dusun Grogol 1,II,III,IV,V di Desa Bejiharjo, Karangmojo, hingga wilayah Wonosari yang berbatasan Grogol IV, yakni Dusun Tawarsari di Desa Wonosari dan Dusun Kajar III di Desa Karangtengah. Sedangkan untuk zona kuning meliputi Dusun Grogol II, Gunungsari, Banyubening I, Banyubening II, Kulwo di Desa Bejiharjo. Kedung I, Kedung II, Desa Karang Tengah, Budegan I, Budegan II, Desa Piyamam dan Selang II, Desa Selang.
Dia menjelaskan, pemberian vaksin untuk pencegahan antraks agar tidak meluas. Recananya vaksin akan diberikan secara berkala selama sepuluh tahun. Setiap tahunnya, hewan ternak ini akan diberikan vaksin sebanyak dua kali.
Untuk tahap awal, kata Bambang, pihaknya menargetkan pemberian vaksin selesai sebelum Hari Raya Kurban. Ia pun memastikan, setelah ternak diberikan vaksin maka boleh diperjualbelikan. “Kami tahu karena ini mendekati Iduladha jadi pemberian vaksin akan kita kebut sehinga ternak bisa keluar dari wilayah terpapar antraks,” katanya.
Bambang mengatakan, pemberian vaksin ini menimbulkan beberapa resiko diantaranya sampai mati. Oleh karenanya, sebelum vaksin dilakukan sosialisasi kepada masarakat terkait dengan risiko pascavaksin. Selain itu, hewan ternak yang akan divaksin juga diberikan suntikan anti biotic agar kondisinya benar-benar sehat. “Kalau ternak sakit divaksin, maka risikonya bisa mati. Jadi, sebelumnya sudah dilakukan penyutikan anti biotic sehingga pada saat divaksin, ternak dalam kondisi sehat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
TNI mengerahkan prajurit, pesawat Hercules, dan KRI untuk membantu evakuasi serta distribusi logistik pascagempa di NTT.
Bangladesh resmi menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026. BFF menyebut kesempatan menghadapi lawan lebih kuat menjadi alasan utama menerima undangan turnamen.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membuka ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menembus ekosistem industri kreatif nasional.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel puas dengan penampilan timnya saat latihan bersama Bhayangkara Presisi Lampung FC sebagai persiapan Super League 2026/20
Popularitas BTS di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kuartal II 2026. Sebanyak 46% warga AS mengaku memiliki kesan positif terhadap grup K-pop terse