SBMPTN 2019 : Kampus Negeri Diuntungkan Dengan Sistem Perdana UTBK

Ilustrasi ujian masuk PTN. - JIBI
11 Juli 2019 11:37 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) diuntungkan dengan diterapkannya Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam pelaksanaan SBMPTN 2019. Kendati demikian, masih ada beberapa kekurangan yang perlu dievaluasi.

Kasubag Kerjasama dan Humas UPN 'Veteran' Jogja, Markus Kusnardijanto mengungkapkan, masih ada yang kurang dari pelaksanaan SBMPTN 2019. Misalnya lemahnya sistem.

"Masih ada soal yang masih bisa dijiplak. Ke depan harus diantisipasi," ujarnya, Rabu (10/7/2019).

Ia menambahkan, SBMPTN 2019 lebih fair ketimbang 2018. Karena begitu anak ikut ujian, nilai sudah bisa diketahui 10 hari kemudian. Sedangkan pada 2018 mereka dinyatakan lulus tanpa mengetahui capaian nilai mereka.

Dari sisi peminatan yang semakin tinggi, pihak UPN selalu promosi keunggulan perkuliahan di UPN, melalui berbagai media, sekolah, mitra kerja di perusahaan.

Sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan SDM lulusan UPN Veteran Jogja. Karena banyak dari lulusan yang bekerja di instansi pemerintah maupun swasta.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM, Prof. Djagal Wiseso Marseno menyatakan, dengan penerapan UTBK dalam pelaksanaan SBMPTN 2019 membuat sistem SBMPTN menjadi lebih enak.

"Karena tidak perlu cetak bahan terlalu banyak, semua berbasis komputer. Itu yang membedakan dengan seleksi tahun sebelumnya," ujarnya.

Dengan kata lain, SBMPTN pada tahun sebelumnya menggunakan banyak kertas, kalau sekarang komputer langsung.

Rektor UNY, Prof.Sutrisna Wibawa menjelaskan, sistem baru SBMPTN yang menerapkan UTBK mengurangi hiruk-pikuk nasional.

"Dulu tes sehari menyebabkan hiruk-pikuk nasional, jalanan macet di mana-mana. Kalau UTBK pelaksanaannya Sabtu-Minggu, mengurangi macet.

"UTBK juga membuat peserta bisa mengukur sendiri, dengan nilai yang dimiliki, mereka itu bisa mendaftar ke mana," paparnya.