TMMD II Resmi Digelar di Sorosutan

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi memukul gong sebagai simbol dibukanya TMMD Tahap II di Lapangan Sidokabul, Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kamis (11/7/2019). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
11 Juli 2019 17:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Komando Distrik Militer (Kodim) 0734/Jogja kembali menggelar TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kali ini lokasi yang jadi sasaran adalah Kelurahan Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo.

TMMD merupakan bagian dari Operasi Bhakti TNI sebagai salah satu metode pembinaan teritorial dalam membantu pemerintah memantapkan ketahanan nasional yang dilakukan secara berkesinambungan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemberdayaan wilayah pertahanan diwujudkan dalam pembinaan teritorial [binter] yang bertujuan menciptakan ruang, alat dan kondisi juang serta kemanunggalan TNI dan rakyat untuk kepentingan pertahanan,” kata Komandan Kodim 0734, Letkol Inf Wiyata Semprana Aji, seusai upacara pembukaan dilaksanakan di Lapangan Sidokabul, Sorosutan, Kamis (11/7/2019).

TMMD Kelurahan Sorosutan ini merupakan tahap kedua, setelah sebelumnya TMMD tahap pertama dilaksanakan di Kecamatan Kotagede, Jogja. Dalam TMMD kali ini, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan, seperti memugar satu balai RW, lima unit RLTH dan satu unit fasilitas mandi cuci kakus (MCK).

Wiyata mengatakan kegiatan yang akan berlangsung selama satu bulan tersebut tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga nonfisik, seperti pemberdayaan masyarakat, penyuluhan toleransi, bela negara, dan persoalan KDRT dan lainnya.

Selain dengan Pemkot, dalam kegiatan ini Kodim 0734/Jogja juga mengajak komunitas pemuda Kota Jogja, khususnya warga Sorosutan untuk turut aktif dalam program tersebut. “Dari TNI ada 100 pasukan yang terlibat, kami harapkan dari warga juga bisa terlibat supaya lebih guyub,” ujar dia.

Lurah Sorosutan, Kresna Irianto, menyambut baik TMMD ini. Selama ini, Kata dia, Kelurahan Sorosutan sudah kerap bekerja sama dengan TNI. “Jadi kami harapkan dengan ini hubungan warga dengan TNI bisa semakin harmonis dan romantis,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan TMMD membantu pemerintah mengakselerasi pembangunan di masyarakat, mengembangkan dan meningkatkan wilayah teritorial serta memberdayakan masyarakat dengan fokus ke wilayah sasaran.

Ia melihat TMMD menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat, sesuai visi TNI, yakni Bersama Rakyat, TNI Kuat. “Dengan semangat gotong royong tinggi kerja sama yang erat dan saling mendukung dari semua unsur, TMMD akan terlaksana dengan efektif,” kata dia.

Menurutnya, TMMD selain mengakselerasi pembangunan juga akan menimbulkan multiplier effect di sektor-sektor lainnya.”Dalam hal peningkatan sumber daya manusia, kami ingin masyarakat semakin cerdas, terampil, kreatif dan inovatif untuk membangun wilayahnya masing-masing, ucap Heroe.