Penerimaan Mahasiswa UGM: Peserta Utul Harus Memiliki Nilai UTBK

Rektor UGM Panut Mulyono - Harian Jogja/Dok
14 Juli 2019 20:27 WIB Uli Febriarni Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Rektor UGM, Panut Mulyono, menyatakan lulusan SMA dan sederajat yang tidak memiliki nilai ujian tulis berbasis komputer (UTBK) tak bisa mendaftarkan ikut seleksi ujian mandiri ujian tertulis maupun seleksi sekolah vokasi UGM gelombang II.

Panut menyampaikannya disampaikan sebelum meninjau lokasi pelaksanaan ujian masuk ujian tertulis di kompleks Kampus UGM, Minggu (14/7/2019).

Panut menyebutkan peserta yang mengikuti ujian tertulis (utul) harus punya nilai UTBK. Nilai yang menentukan seseorang diterima di UGM adalah hasil formula kombinasi antara nilai utul dan UTBK yang dimiliki.

“Informasi perihal peserta utul harus memiliki nilai UTBK tidak begitu masif kami sampaikan kepada lulusan 2017 maupun 2018. Jadi mereka tidak bisa daftar utul UGM. Kurang tahu apa yang menjadi penyebabnya, penyebaran informasi kurang masif atau karena mereka kurang begitu memperhatikan informasi perihal syarat utul UGM,” kata Panut.

Akibat aturan tersebut, UGM menerima sejumlah keluhan dari masyarakat yang tidak bisa mengikuti utul karena tidak memiliki nilai UTBK. “Tidak punya nilai UTBK tidak bisa utul dan untuk mendaftar gelombang II [sekolah vokasi] juga tidak bisa," katanya.

Panut menyatakan untuk persyaratan mendaftar tes gelombang II seleksi masuk Sekolah Vokasi juga menggunakan pola tersebut. Seandainya peserta yang mengikuti utul belum diterima dan berminat mendaftarkan diri seleksi SV UGM, mereka dapat mendaftarkan diri kembali melalui jalur nilai utul. Jalur ini merupakan seleksi masuk Program Diploma IV/Sarjana Terapan UGM dengan menggunakan pola pengolahan hasil ujian tulis UGM.

Pendaftar jalur ini dapat memilih dua program studi pada Program Diploma IV/Sarjana Terapan sesuai dengan kelompok seleksi yang dipilih saat mengikuti UTUL. Pendaftar yang mengikuti UTUL kelompok ujian saintek hanya dapat memilih program studi saintek, pendaftar utul kelompok ujian soshum hanya dapat memilih program studi soshum. Sementara pendaftar utul kelompok ujian campuran dapat memilih program studi saintek dan/atau soshum.

Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM, Sri Peni Wastutiningsih, mengungkapkan pertimbangan penggunaan utul karena waktu yang sempit. UGM mulai menyelenggarakan PPSMB pada 3 Agustus 2019. Faktor lainnya adalah adanya peraturan menteri yang menyatakan bahwa seleksi mandiri PTN harus diselenggarakan pasca pengumuman SBMPTN.