Kasus Kecelakaan di Proyek Underpass Kentungan Kini Diselidiki Polisi

Roda belakang mobil yang terperosok di lubang galian proyek underpass Kentungan, masih coba dievakuasi petugas, Selasa (23/7/2019). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
23 Juli 2019 21:37 WIB Bhekti Suryani Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Kasus terperosoknya satu trusk dan sebuah mobil ke dalam lubang galian proyek underpass Kentungan, Sleman kini diselidiki polisi.

Kasat Lantas Polres Sleman AKP Faisal Pratama mengatakan petugas masih melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab peristiwa tersebut.

“Untuk sementara (aktivitas proyek) off, menunggu proses penyelidikan,” ucap dia.

Ia menjelaskan, sesuai aturan, tidak diperbolehkan kendaraan dengan muatan berat termasuk truk melintas di jalan sekitar proyek Underpass Kentungan.

"Hanya boleh dilewati kendaraan kecil, kecuali TransJogja boleh, ada indikasi sopir truk melanggar, tapi masih menunggu penyelidikan,” kata dia.

Akibat kejadian tersebut, ia mengatakan kedua kendaraan mengalami kerusakan, namun tidak ada korban jiwa. “Luka ringan dan trauma,” ujar dia.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda DIY AKBP Tri Iriani mengatakan agar lalu lintas tidak terganggu, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar proyek underpass kentungan.

“Jalan akan dibuka, nanti jadinya lebar jalan tinggal 2,7 meter,” ucap dia.

Rekayasa yang dilakukan nantinya, dengan catatan di sekitar lokasi kejadian tidak ada kendaraan yang berhenti. Akan ada petugas yang stand by 24 jam untuk menjaga.

“Pada saat lampu merah, kendaraan diberhentikan sebelum sekitar lokasi, jadi tidak ada kendaraan yang berhenti disitu, kalau hijau, baru jalan kembali, tapi satu-satu kendaraan. Kami mengimbau agar masyarakat menghindari kentungan,” ucap dia.