Kesal dengan Pencemaran, Warga Panggungharjo Bantul Tutup Paksa Irigasi

Beberapa warga Panggungharjo, Sewon, Bantul, berorasi memprotes pembuangan limbah di saluran irigasi Dusun Karangongko, Kamis (25/7/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
25 Juli 2019 22:37 WIB Kiki Luqman Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Warga Panggungharjo, Sewon, Bantul, menutup saluran irigasi di Dusun Karangnongko lantaran tak sabar menunggu penanganan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul terhadap limbah yang mencemari saluran irigasi tersebut, Kamis (25/7/2019).

Koordinator lapangan demonstrasi penutupan saluran irigasi, Waljito, mengatakanaaksi ini adalah wujud protes dari warga yang peduli lingkungan. Mereka sudah tak mampu menghadapi pencemaran saluran irigasi yang sangat merugikan warga.

“Jadi begini, aksi ini adalah puncak dari kekesalan warga atas kerugian yang diderita lantaran saluran irigasinya tercemar oleh limbah industri. Limbah ini sudah bertahun-tahun kami terima, maka dari itu hari ini kami memutuskan untuk menutup saluran irigasi tersebut,” kata Waljito Kamis.

Menurut dia, warga ingin pemerintah segera merespons dan memberikan jaminan saluran irigasi harus bersih dari limbah industri.

“Kami mendesak pemerintah karena pencemaran ini sudah sangat parah. Dulu sebelum pencemaran pada 10 hingga 15 tahun yang lalu, semua biota di saluran ini masih hidup, sekarang biota pun sudah tidak ada lagi bahkan hewan pun enggan minum di situ. Berarti kan saluran ini airnya sudah tidak sehat,” lanjut Waljito.

Waljito juga menuturkan sumur warga yang berada di tepi saluran irigasi juga tercemar.

“Kami tidak menyalahkan siapa saja, tetapi kami harap semua industri yang ada di utara Dusun Karangnongko dan dusun lainnya untuk segera mengecek IPAL [instalasi pengolahan air limbah] agar tidak ada lagi limbah yang mencemari saluran irigasi,” ucap dia.

Menurutnya saluran irigasi ini akan ditutup hingga waktu yang belum ditentukan. Warga pun siap bertanggung jawab membukan kembali saluran tersebut jika aliran sudah benar-benar bersih.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Panggungharjo mengatakan pencemaran di irigasi Karangnongko berasal dari banyak sumber, termasuk dari warga.