Ombak Pantai Selatan Masih Tinggi, Nelayan Girisubo Belum Berani Melaut

Sejumlah pengunjung bermain di kawasan Pantai Wediombo, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Selasa (11/6/2019). Adanya kenaikan air laut karena gelombang tinggi tidak menyurutkan minat pengunjung untuk menikmati keindahan panorama pantai. /Istimewa - Dokumen SAR Satlinmas Wilayah I DIY
26 Juli 2019 10:17 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Gelombang tinggi di pesisir selatan pulau Jawa membuat nelayan belum berani melaut. Gelombang tinggi sudah terjadi sejak Sabtu (20/7/2019) disertai angin kencang.

Dengan begitu, nelayan hanya menyandarkan kapalnya di dermaga Pantai Sadeng, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo. Ketinggian ombak mencapai lima hingga enam meter.

"Kami melihat info dari BMKG jadi untuk sementara enggak ke berlayar," kata seorang nelayan setempat, Giman, Kamis (25/7/2019).

Koordinator Sarlinmas Wilayah 1, Sunu Handoko Bayu Sagara, mengatakan ketinggian gelombang air laut masih terus dipantau. Ia mengimbau kepada wisatawan dan nelayan.

“Yang bermain ataupun melaut harus tetap waspada agar tidak tergulung ombak,” ucapnya.

Menurutnya, para nelayan sudah punya perhitungan sendiri terkait kapan waktu yang tepat untuk pergi mencari ikan. Meski demikian, tim SAR tetag mengimbau agar jangan melaut apabila gelombang masih tinggi.