Carik Bohol Resmi Dipecat usai Divonis Korupsi Dana Kalurahan
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Ilustrasi kecelakaan laut./Istimewa-Dokumen SAR Wilayah I DIY
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan laut terjadi di perairan kawasan Tebing Ngungap, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, Rabu (7/8/2019) pagi. Sebuah perahu yang diawaki tiga nelayan terbalik dihantam ombak. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, tetapi ketiga nelayan sempat terombang ambing di laut sekitar satu jam.
Koordinator SAR Satlinmas DIY Wilayah I Sadeng, Sunu Handoko, mengatakan kecelakaan laut terjadi saat ketiga nelayan mencari lobster di perairan dekat Tebing Ngungap. Pada saat memasang jaring, tiba-tiba datang ombak besar yang menghempaskan perahu hingga terbalik, sekitar pukul 09.00 WIB.
Ketiga nelayan masing-masing Sunardi, 53; Heri, 29; dan Endro, 25, langsung tercebur kelaut. Beruntung ketiganya langsung bisa ditolong oleh Tim SAR. “Saat perahu terbalik, ketiga nelayan ikut tercebur, tapi ketiganya bisa berenang dan naik ke atas perahu yang terbalik,” katanya.
Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto, membenarkan adanya laporan perahu terbalik di wilayah perairan Sadeng. “Kami mengimbau para nelayan untuk terus berhati-hati. Imbauan ini juga berlaku bagi wisatawan sehingga tidak menjadi korban laka laut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.