Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Tenggelam - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Aktivitas pembuatan konten video di kawasan wisata Pantai Siung, Gunungkidul, nyaris berujung petaka. Seorang pengunjung asal Pekalongan, Jawa Tengah, terseret ombak laut saat berada di area berbatu pantai tersebut, namun berhasil diselamatkan berkat kesigapan petugas SAR yang berjaga.
Peristiwa kecelakaan laut ini terjadi di Pantai Siung, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban diketahui bernama Tito yang datang bersama rekannya, Arief, untuk berwisata sekaligus membuat video di kawasan pantai.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Pantai Sadeng, Sunu Handoko, menjelaskan kejadian bermula saat korban dan temannya berada di sebuah batu di sisi timur jalur keluar masuk perahu nelayan. Saat asyik membikin konten video, jas hujan model ponco milik Tito tiba-tiba terjatuh ke laut.
Korban kemudian berupaya mengambil jas hujan tersebut. Namun, pada saat bersamaan, ombak besar datang dan langsung menyeret korban ke arah tengah laut. Melihat situasi berbahaya tersebut, Arief segera meminta bantuan kepada petugas yang berjaga di kawasan Pantai Siung.
Teriakan minta tolong yang terdengar di sekitar lokasi langsung direspons oleh petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I yang tengah bertugas. Sejumlah personel segera bergerak menuju titik kejadian untuk melakukan proses penyelamatan korban yang terseret ombak.
“Tim kami langsung membawa tali dan pelampung untuk diberikan ke korban dengan cara dilempar ke arah korban terseret arus,” kata Sunu, Minggu siang.
Menurut Sunu, upaya penyelamatan yang dilakukan oleh petugas jaga membuahkan hasil. Korban berhasil meraih pelampung yang dilemparkan sehingga dapat ditarik perlahan menuju tepi pantai.
“Meski agak lemas, korban bisa diselamatkan dengan kondisi yang baik,” katanya.
Seusai dievakuasi, korban langsung dibawa ke Posko SAR Pantai Siung untuk menjalani pemeriksaan dan pemulihan akibat syok setelah terseret ombak. “Korban sempat minum air laut, tapi setelah diperiksa di pos keadaannya berangsur-angsur pulih,” katanya.
Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, turut mengimbau para pengunjung wisata pantai agar selalu waspada dan berhati-hati, terutama di tengah kondisi cuaca yang kerap ekstrem dan potensi gelombang tinggi yang membahayakan keselamatan.
“Kami imbau untuk tidak bermain di area yang berbahaya. Ini sebagai upaya mengurangi risiko dari hal-hal yang tak diinginkan,” katanya.
Ia menambahkan, imbauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada wisatawan, tetapi juga masyarakat secara umum. “Kondisi sekarang sering terjadi cuaca ekstrem, maka harus diwaspadai. Harapannya tidak terjadi apa-apa, tapi tetap harus berhati-hati saat beraktivitas, khususnya di luar rumah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Trump hubungi Venezuela usai gempa M7,5. Korban 920 tewas, bantuan internasional terus berdatangan.
Dembele cetak hattrick cepat saat Prancis kalahkan Norwegia 4-1 dan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026.
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Kasus dugaan korupsi mesin susu DIY disorot. Proyek Rp4,62 miliar belum bisa dimanfaatkan, Kejati sita 35 dokumen.
Zico sebut Jepang kini lebih kuat jelang lawan Brasil di Piala Dunia 2026. Samurai Biru tak lagi bisa diremehkan.