Perpusdes Balecatur Raih Juara Nasional

Ilustrasi perpustakaan - Harian Jogja/Dok
18 Agustus 2019 23:37 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Perpustakaan Desa (Perpusdes) Balecatur, Kecamatan Gamping meraih juara I Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Penilaian itu dilakukan di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta, Rabu (14/8/2019) hingga Jumat (16/8/2019).

Piagam penghargaan Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional diserahkan oleh langsung Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpusnas Deni Kurniadi didampingi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Sleman serta Kepala Desa Balecatur.

Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Nasional merupakan puncak dari rangkaian acara yang sudah dilaksanakan seleksi di tingkat kabupaten/kota, penentuan pemenang tingkat provinsi, pengiriman berkas ke tingkat nasional, penyeleksian berkas, hingga visitasi lapangan oleh para juri.

Ajang kompetisi tahunan ini dilaksanakan untuk mengukur kinerja perpustakaan umum di desa dan kelurahan. Di final, sebanyak 18 perpustakaan desa/kelurahan yang mewakili provinsi masing-masing bersaing untuk menjadi yang terbaik dari tiga klaster, yakni Klaster A, B, dan C, di mana Perpustakaan Desa Balecatur masuk pada kategori Klaster A.

Kepala Perpusdes Balecatur Probowo Wulantopo mengakuiu perpusdes berperan sangat strategis dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat, terutama masyarakat desa di sekitar perpustakaan dan masyarakat luas pada umumnya.

“Menggerakkan kegiatan gemar membaca terutama untuk anak-anak di zaman yang serba elektronik seperti saat ini menjadi sangat penting dan diharapkan minat baca buku dikalangan anak-anak tetap terpelihara,” kata dia.

Dia mengatakan Perpusdes Balecatur memiliki beberapa layanan yang yang cukup menarik dan dapat dijadikan sebagai unggulan dibandingkan perpustakaan lainnya di wilayah DIY. “Yaitu layanan perpustakaan keliling, layanan pojok baca, ruang home theater dan audio visual, ruang baca anak, sekolah kamis, dan sekolah seni budaya,” ucap dia.