PDIP Bidik Tiga Posisi Penting di DPRD Sleman

Ilustrasi DPRD
19 Agustus 2019 18:27 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai partai politik dengan perolehan kursi terbanyak pada Pemilu 2019, Partai Demokrasi Indonrsia Perjuangan (PDIP) menargetkan tiga posisi pimpinan alat kelengkapan DPRD Sleman bisa mereka raih.

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PDIP Sleman Koeswanto mengatakan ketiga alkap Dewan yang dibidik oleh PDIP Sleman tersebut terdiri dari dua pimpinan komisi dan satu pimpinan badan. “Ya paling tidak Komisi C dan Komisi D, dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah [Bapemperda]. Menurut saya wajar, karena kami kan mendapatkan 15 kursi,” kata dia, Senin (19/8/2019).

Namun saat disinggung soal nama yang bakal disiapkan untuk ketiga bidikan itu, dia belum bisa memastikan. “Setelah kami ada kesepakatan dan sudah disetujui oleh partai, baru nama-nama itu bisa kami publish. Yang terpenting, kami perjuangkan tiga alkap itu dulu,” ucap Koeswanto.

Pada periode sebelumnya, PDIP sebagai partai yang juga meraih kursi terbanyak berhak atas jatah kursi Ketua DPRD Sleman. Sedangkan untuk alkap, PDIP mendapatkan jatah posisi Ketua Bapemperda serta Ketua Komisi C.

Sementara dari kubu Partai Kebangkitan Bangsa yang dalam Pemilu 2019 lalu berhak atas enam kursi di DPRD Sleman, mengaku lebih fleksibel. Ketua DPC PKB Sleman Agus Kholiq mengatakan dalam pembentukan alkap Dewan, partainya lebih bersikap let it flow sesuai dengan komunikasi antarpartai poliitik. “Proporsional saja sesuai dengan jumlah masing-masing anggota fraksi," kata dia.

Ketua DPD Nasdem Sleman Surana berharap pembagian alkap nantinya bisa proporsional. Pasalnya, dengan pembagian alkap yang proporsional, menurut dia akan berpengaruh terhadap kinerja lembaga. “Karena lembaga dengan kinerja baik saling mengisi. Setiap anggota dewan punya hak yang sama agar punya kesempatan yang sama, ya sama-sama lah," ucap dia.

Dengan perolehan tiga kursi pada pemilu lalu, Nasdem diakui dia fokus dalam pembentukan fraksi. Saat ini dia mengaku telah berkomunikasi intens dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga memperoleh tiga kursi di Dewan. "Fraksi kami kan juga enam kursi, karena bergabung dengan PPP,” kata Surana.