Warga di 12 Kapanewon di Gunungkidul Rawan Kekeringan, Ini Daftarnya
Sedikitnya 12 kapanewon di Gunungkidul rawan kekeringan di musim kemarau tahun ini. Upaya droping sudah dipersiapkan untuk membantu warga yang kesulitan air.
DPRD Gunungkidul/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Gunungkidul resmi mengajukan Wiwik Widiastuti untuk mengisi posisi Wakil Ketua DPRD Gunungkidul periode 2019-2024. Tiga partai lainnya masing-masing PDI Perjuangan, Nasdem dan Golkar masih menunggu rekomendasi dari Pusat.
Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin, mengatakan partainya mendapatkan satu jatah kursi untuk pimpinan Dewan. Posisi wakil ketua akan diberikan kepada Wiwik Widiastuti yang merupakan kader serta anggota DPRD peraih suara terbanyak dari PAN. “Sudah pasti 100 persen, kursi wakil ketua Dewan dari PAN diserahkan ke Wiwik,” kata Udin, sapaan akrab Anwarydin kepada wartawan, Senin (19/8/2019).
Menurut dia, rekomendasi penunjukan Wiwik sebagai wakil ketua Dewan sudah diserahkan ke Sekretariat DPRD Gunungkidul. Adapun proses pelantikan, Udin juga menyerahkan sepenuhnya ke Sekretariat Dewan. “Kalau partai lain yang dapat jatah pimpinan, kami belum tahu. Yang jelas di internal kami sudah menyelesaikan siapa yang dipilih untuk duduk sebagai wakil ketua DPRD,” katanya.
Meski PAN telah menunjuk kadernya untuk duduk di kursi wakil ketua, proses pengisian kursi pimpinan Dewan masih butuh waktu. Pasalnya, tiga partai lain hingga saat ini masih menunggu rekomendasi dari DPP.
Sekretaris DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, mengatakan jajarannya masih menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar yang hingga sekarang belum turun. Untuk pengisian posisi wakil ketua, DPD sudah mengajukan tiga nama sebagai kandidat. “Selain saya [Heri Nugroho], dua calon lain adalah Sarjana dan Jumiran,” katanya.
Heri mengaku hanya bisa menunggu karena rekomendasi sepenuhnya wewenang dari DPP. “Kami tunggu saja, nanti kalau sudah keluar langsung kami serahkan ke Sekretariat DPRD untuk proses pengisian pimpinan Dewan,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh politikus Partai Nasdem Gunungkidul, Suharno. Menurut dia, partainya masih menunggu rekomendasi dari DPP. Adapun calon yang diajukan ke DPP di antaranya Suharno, Anton Supriyadi dan Wulan Tustiana. “Hingga saat ini belum ada rekomendasi siapa yang ditunjuk sebagai wakil ketua dari Nasdem,” katanya.
Ketua Sementara DPRD Gunungkidul yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan proses pengisian pimpinan Dewan merupakan hal yang fital lantaran tanpa adanya struktur pimpinan, maka anggota Dewan tidak bisa melaksanakan pembentukan alat kelengkapan Dewan. “Jika seluruh instrumen baik pimpinan maupun alat kelengkapan [alkap] belum terbentuk, maka Dewan belum bisa bertugas secara maksimal,” katanya.
Disinggung mengenai jatah Ketua DPRD untuk PDI Perjuangan, Endah mengakui hingga saat ini masih menunggu rekomendasi dari DPP. Untuk pengisian, ada tiga nama yang diajukan sesuai dengan hasil musyawarah partai di tingkat kabupaten. “Selain saya sendiri [Endah Subekti Kuntariningsih] ada nama Demas Kursiswanto dan Endang Sri Sumiyartini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sedikitnya 12 kapanewon di Gunungkidul rawan kekeringan di musim kemarau tahun ini. Upaya droping sudah dipersiapkan untuk membantu warga yang kesulitan air.
Tantri Kotak mengaku menjadi korban dugaan penipuan oleh teman dekat. Total kerugian para korban disebut mencapai hampir Rp10 miliar.
Marc Marquez menang di MotoGP Brno 2026 dan memangkas jarak klasemen. Bezzecchi kehilangan momentum, sementara Ai Ogura mencuri perhatian Aprilia.
HP Android terasa lemot dan memori cepat penuh? Ketahui fungsi cache serta cara aman membersihkannya agar performa ponsel tetap optimal.
Kemenpora dan LPDP membuka Beasiswa Bidang Keolahragaan Tahap II 2026 untuk atlet, mantan atlet, dan tenaga olahraga. Simak syarat serta jadwalnya.
23 Juni diperingati sebagai Hari Olimpiade Internasional, Hari Janda Internasional, dan Hari Perempuan di Bidang Teknik. Ini sejarah dan maknanya.