Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
DPRD Gunungkidul/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Gunungkidul resmi mengajukan Wiwik Widiastuti untuk mengisi posisi Wakil Ketua DPRD Gunungkidul periode 2019-2024. Tiga partai lainnya masing-masing PDI Perjuangan, Nasdem dan Golkar masih menunggu rekomendasi dari Pusat.
Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin, mengatakan partainya mendapatkan satu jatah kursi untuk pimpinan Dewan. Posisi wakil ketua akan diberikan kepada Wiwik Widiastuti yang merupakan kader serta anggota DPRD peraih suara terbanyak dari PAN. “Sudah pasti 100 persen, kursi wakil ketua Dewan dari PAN diserahkan ke Wiwik,” kata Udin, sapaan akrab Anwarydin kepada wartawan, Senin (19/8/2019).
Menurut dia, rekomendasi penunjukan Wiwik sebagai wakil ketua Dewan sudah diserahkan ke Sekretariat DPRD Gunungkidul. Adapun proses pelantikan, Udin juga menyerahkan sepenuhnya ke Sekretariat Dewan. “Kalau partai lain yang dapat jatah pimpinan, kami belum tahu. Yang jelas di internal kami sudah menyelesaikan siapa yang dipilih untuk duduk sebagai wakil ketua DPRD,” katanya.
Meski PAN telah menunjuk kadernya untuk duduk di kursi wakil ketua, proses pengisian kursi pimpinan Dewan masih butuh waktu. Pasalnya, tiga partai lain hingga saat ini masih menunggu rekomendasi dari DPP.
Sekretaris DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, mengatakan jajarannya masih menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar yang hingga sekarang belum turun. Untuk pengisian posisi wakil ketua, DPD sudah mengajukan tiga nama sebagai kandidat. “Selain saya [Heri Nugroho], dua calon lain adalah Sarjana dan Jumiran,” katanya.
Heri mengaku hanya bisa menunggu karena rekomendasi sepenuhnya wewenang dari DPP. “Kami tunggu saja, nanti kalau sudah keluar langsung kami serahkan ke Sekretariat DPRD untuk proses pengisian pimpinan Dewan,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh politikus Partai Nasdem Gunungkidul, Suharno. Menurut dia, partainya masih menunggu rekomendasi dari DPP. Adapun calon yang diajukan ke DPP di antaranya Suharno, Anton Supriyadi dan Wulan Tustiana. “Hingga saat ini belum ada rekomendasi siapa yang ditunjuk sebagai wakil ketua dari Nasdem,” katanya.
Ketua Sementara DPRD Gunungkidul yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan proses pengisian pimpinan Dewan merupakan hal yang fital lantaran tanpa adanya struktur pimpinan, maka anggota Dewan tidak bisa melaksanakan pembentukan alat kelengkapan Dewan. “Jika seluruh instrumen baik pimpinan maupun alat kelengkapan [alkap] belum terbentuk, maka Dewan belum bisa bertugas secara maksimal,” katanya.
Disinggung mengenai jatah Ketua DPRD untuk PDI Perjuangan, Endah mengakui hingga saat ini masih menunggu rekomendasi dari DPP. Untuk pengisian, ada tiga nama yang diajukan sesuai dengan hasil musyawarah partai di tingkat kabupaten. “Selain saya sendiri [Endah Subekti Kuntariningsih] ada nama Demas Kursiswanto dan Endang Sri Sumiyartini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.