Siswa SMK dan SMP di Gedangsari Antusias Belajar Jurnalistik

Suasana acara Pelatihan Jurnalistik yang digelar di SMK Negeri 2 Gedangsari, Selasa (20/8/2019) - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono.
20 Agustus 2019 19:12 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL,—Belasan siswa Jurusan Tata Busana SMK Negeri 2 Gedangsari, Dusun Prengguk, Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, bersama sejumlah murid SMP antusias mengikuti acara Pelatihan Jurnalistik yang digelar di aula sekolah, Selasa (20/8/2019). Pelatihan jurnalistik ini diadakan oleh Yayasan Pendidikan Astra dan Harian Jogja.

Staf Corporate Communication Yayasan Pendidikan Astra, Cahya Gumilang, mengatakan acara Pelatihan Jurnalistik diberikan agar para siswa khususnya pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan staf humas sekolah tergerak untuk menulis. Pasalnya, kegiatan yang dilakukan di sekolah cukup banyak, sehingga diharapkan murid-murid dapat menuliskan berbagai aktivitas di sekolah. "Bisa kegiatan internal dari sekolah maupun kegiatan lain seperti acara yang digelar Astra dan Harian Jogja kali ini," katanya, Selasa (20/8).

Menurut dia, jika setiap kegiatan ditulis, nantinya hasil penulisan itu bisa dipublikasikan oleh mereka sendiri maupun oleh Astra melalui media yang ada. "Bisa melalui sosial media, website dan majalah," katanya.

Pelatihan jurnalistik di SMK Negeri 2 Gedangsari merupakan pelatihan yang ketiga. Sebelumnya, Yayasan Pendidikan Astra pernah mengadakan kegiatan serupa. Diakuinya, program ini adalah program Corporate Social Responsibility (CSR) milik Astra Internasional. "Lewat Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim itulah program CSR di bidang pendidikan disalurkan," ujarnya.

SMK Negeri 2 Gedangsari dipilih untuk pelatihan jurnalistik berdasar rekomendasi dari Disdikpora DIY. Seorang guru di SMK Negeri 2 Gedangsari, Eka Arinovyanti, menyatakan pelatihan jurnalistik memberi kesempatan untuk anak-anak untuk mengembangkan diri dalam hal tulis menulis, sekaligus mengasah kepekaan siswa terhadap segala peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. "Siswa menjadi lebih jeli dan bermanfaat untuk anak-anak lainnya," kata dia.

Terkait dengan pendidikan literasi, Eka menjelaskan di SMK Negeri 2 Gedangsari dalam sepekan waktu untuk literasi hanya sekitar 45 menit. "Selain itu juga ada guru yang membiasakan para siswa untuk membaca sebelum pelajaran dimulai," ucap Eka.