Kulon Progo Tambah 700 Tangki Bantuan Air Bersih, Kekeringan Berlanjut
Pemkab Kulon Progo menambah alokasi lebih dari 700 tangki air bersih melalui APBD Perubahan 2026 untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Kesalahpahaman antara pengendara sepeda motor dan warga Karanggayam, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul, berujung keributan pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sitimulyo–Segoroyoso, tepatnya di depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani, sekitar pukul 00.15 WIB, sesaat setelah warga merayakan malam pergantian tahun.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, keributan bermula ketika warga Karanggayam yang masih berkumpul di sekitar Tugu Karanggayam didatangi sekitar lima pengendara sepeda motor.
“Kelompok pengendara tersebut diduga melakukan provokasi dengan mengajak berkelahi,” kata Rita, Kamis.
Merasa terprovokasi, warga kemudian mengejar para pengendara motor hingga ke depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani. Namun, setibanya di lokasi, warga mendapati adanya rombongan lain pengendara sepeda motor dengan jumlah sekitar 25 orang.
“Kondisi itu memicu terjadinya keributan antara warga Karanggayam dan rombongan pengendara sepeda motor,” ujarnya.
Karena kalah jumlah, warga Karanggayam berteriak meminta bantuan warga sekitar. Situasi pun berbalik, sehingga rombongan pengendara sepeda motor berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.
Dalam upaya melarikan diri tersebut, dua sepeda motor tertinggal dan berhasil diamankan petugas. Kendaraan yang diamankan masing-masing Honda Scoopy warna abu-abu dengan nomor polisi AB 3418 XL dan Honda Scoopy warna putih hitam dengan nomor polisi AB 4943 JR.
Akibat keributan tersebut, beberapa orang mengalami luka ringan. Reza Bagus Tri Saputra mengalami luka lecet di telinga kanan akibat sabetan sabuk. Sementara Aditiya Saputra mengalami luka lecet akibat terjatuh, dengan luka di bagian kepala samping kanan dan belakang, serta tangan dan kaki.
Pasca kejadian, warga Karanggayam sempat bersiaga di sekitar Tugu Karanggayam untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan hingga sekitar pukul 03.00 WIB.
“Warga akhirnya membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing setelah mendapat imbauan dari personel gabungan Polres Bantul dan Polsek Piyungan,” kata Rita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulon Progo menambah alokasi lebih dari 700 tangki air bersih melalui APBD Perubahan 2026 untuk membantu warga terdampak kekeringan.
Hujan sedang hingga deras memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Malang. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa.
BPS mencatat pengeluaran wisman mencapai Rp24,74 juta per kunjungan pada triwulan III/2026, naik 5,95% secara tahunan.
Kunjungan wisata Sleman mencapai 7,1 juta orang hingga September 2026. Dinpar memproyeksikan PAD bisa melampaui target Rp403,5 miliar.
IAGI menggelar PIT ke-55 dan GEOSEA XIX di Jogja pada 2–5 November 2026, membahas sumber daya geologi, mitigasi bencana, dan geoheritage.
BPS mencatat inflasi tahunan 3,23% pada Oktober 2026. Harga bensin, tiket pesawat, dan sejumlah bahan pangan menjadi pendorongnya.