Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi merokok/reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bea Cukai DIY memberi sosialisasi mengenai barang kena cukai (BKC) di Gunungkidul. Bea Cukai juga memberikan peringatan kepada pabrik rokok yang tidak taat aturan terkait dengan cukai rokok.
Kepala Sub Seksi Penyuluhan Bea Cukai DIY, Indah Widyaning Ayu, menjelaskan pengawasan terkait dengan cukai rokok di Bumi Handayani melalui operasi pasar atau sosialisasi dilakukan untuk mengurangi cukai ilegal. "Tujuannya mengurangi BKC ilegal," katanya, Rabu (21/8).
Diakuinya, di Gunungkidul ditemukan rokok ilegal tanpa cukai. Meski demikian ia enggan mengungkapkan temuan rokok tanpa cukai karena menjadi bagian dari Unit Pengawasan Bea Cukai. Petugas masih menghitung jumlah rokok tanpa cukai yang ditemukan. Jika sudah dipublikasikan, barang-barang ilegal tersebut segera dimusnahkan.
Kasi Distribusi Disperindag Gunungkidul, Sigit Haryanto, mengatakan jajarannya mendukung sosialisasi yang dilakukan Bea Cukai DIY, terlebih masih banyak ditemukan rokok tanpa cukai yang beredar di pasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Pengadaan TKD pengganti YIA di Palihan dan Glagah masih stagnan. Warga khawatir dana ganti rugi hangus jika tak segera direalisasikan.
Penelitian terbaru menunjukkan AI mampu memperpanjang usia baterai mobil listrik hingga 23 persen tanpa memperlambat pengisian daya.
Penyandang disabilitas saat ini telah menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang memainkan peran yang sama pentingnya dengan masyarakat umum dalam sektor
Libur panjang Kenaikan Yesus Kristus mendongkrak kunjungan wisata Gunungkidul hingga 145 ribu orang dengan PAD mencapai Rp1,7 miliar.