Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi Pencak Silat/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan pesilat dari seluruh Nusantara akan meramaikan Pencak Malioboro Festival (PMF) VI. Acara tahunan yang sudah kali keenam digelar akan digelar selama dua hari, mulai Jumat-Minggu (6-8/9/2019) di Jalan Malioboro dan Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret.
Salah satu panitia PMF VI, Yosi Tantungan mengatakan PMF tahun ini mengambil tema Indonesia Damai. Dalam gelaran kali ini, tercatat 6.200 peserta dari nasional dan internasional telah terkonfirmasi ikut.
Dari Jogja, kata dia, ada 20 perguruan silat yang akan turut memeriahkan silaturahmi akbar ini. “PMF VI merupakan usaha pelestarian budaya dengan melakukan pendidikan budaya kepada masyarakat umum, khususnya generasi muda agar turut melestarikan budaya asli Nusantara, salah satunya pencak silat,” ujarnya, Selasa (3/9/2019).
Tema Indonesia Damai dimaksudkan untuk memperkenalkan pencak silat dengan kekayaan filosofinya, mampu menyatukan banyak perbedaan. Ia menyebutkan di Indonesia memiliki setidaknya 600 aliran pencak silat yang belum semuanya teridentifikasi. “Setiap daerah memiliki keunikan masing-masing, tidak ada yang lebih unggul,” ucap dia.
Sejumlah kegiatan yang akan mewarnai PMF VI di antaranya adalah kompetisi koreografi pencak, Kaulan Titik Nol, menggambar bersama untuk anak-anak, lokakarya silat terbuka, panggung gebyar pencak silat. “Puncaknya, di hari terakhir akan digelar pawai PMF VI di sepanjang Jalan Malioboro serta ikrar Indonesia Damai bersama Wakil Gubernur KGPA Paku Alam X.
Sebelum pelaksanaan PMF VI, tepatnya pada Rabu (4/9/2019), panitia menggelar Pencak Wisata Budaya. Dalam kegiatan ini, para pecinta dan pemerhati silat dari mancanegara dijak untuk mengenali pencak silat khas dari berbagai daerah serta budaya Indonesia. “Selama empat hari mereka akan mempelajari berbagai aliran pencak silat dari berbagai perguruan di Nusantara. Selain itu mereka juga akan diperkenalkan dengan budaya Indonesia, seperti blangkon, panahan tradisional atau jemparingan, dan sebagainya,” kata dia.
KGPA Paku Alam X berharap misi PMF unutuk menjunjung Indonesia Damai dapat tersebar ke seluruh Nusantara. “Ini menjadi upaya dari Jogja untuk meminimalkan residu pertentangan antar kelompok sebaai dampak dari pemilu yang lalu,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum