Siswa SMA 1 Jetis Dilatih Bijak Gunakan Internet

Sebanyak 30 murid SMA 1 Jetis mengikuti Bimtek Internet Sehat yang diadakan oleh Diskominfo DIY. - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim
11 September 2019 20:37 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta (Diskominfo) menggelar acara Bimbingan Teknis Internet Sehat di Aula SMA 1 Jetis pada Rabu (11/9/2019) pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB.

Dalam kesempatan itu pihak Diskominfo DIY menghadirkan para narasumber yang sudah ahli dalam dunia maya, yakni Septiaji Eko Nugroho selaku Ketua Predisium Mafindo dan Praktisi Media Sosial, Nunung Elizabet.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Rahmat Sutopo, mengatakan acara Bimtek ini bertujuan untuk mensosialisasikan bagaimana pentingnya menggunakan internet dengan sehat dan bijak.

“Selain itu kami ingin memberikan ilmu tentang bagaimana etika menggunakan internet kepada seluruh elemen masyarakat. Untuk hari ini memang untuk para siswa di SMA 1 Jetis, tapi sebelumnya kita juga sudah sering memberikan sosialisasi ini kepada elemen masyarakat lain,” katanya kepada Harianjogja.com pada Rabu (11/9/2019).

Rahmat menjelaskan etika internet yang pertama adalah kemampuan menilai, lalu memilah dan menyebarkan informasi secara santun dan beretika. “Dalam poin-poin itu ada juga terdapat internet harus digunakan dengan baik dan bijak, karena jejak digital akan berpengaruh kepada kehidupan kita, jika jejaknya buruk maka kan kasihan masa depan kita nanti,” jelasnya.

“Lalu seluruh elemen masyarakat harus membuka situs yang baik-baik jangan yang neko-neko sesuai dengan keperluan dan umur. Setelah itu jangan mudah terpengaruh atau terprovokasi dengan sesuatu yang buruk yang ada di internet, contohnya berita palsu, berita yang belum jelas faktanya,” lanjut Rahmat.

Menurutnya para masyarakat Indonesia masih membutuhkan penjelasan-penjelasan tentang bagaimana cara yang benar dalam menggunakan internet. Ia menjelaskan ada  warganet di Indonesia saat ini masih sering terprovokasi dengan hal-hal yang belum jelas faktanya.

Oleh sebab itu pihaknya sangat rajin menyelenggarakan acara dengan tujuan dan mengkampanyekan hal yang sama. Ia meyakini jika seluruh warga net di Indonesia sudah memahami dan mendapatkan ilmu tentang internet yang sehat maka negara ini akan maju.

“Di setiap acara selalu kami hadirkan narasumber-narsumber yang sangat ahli, selain pemahaman itu kita juga mengarahkan mereka untuk menghasilkan hal yang kreatif serta inovatif dari internet, makanya kami mendatangkan Elizabet yang ahli dalam konten kreatif,” katanya.

Sementara itu Septiaji Eko Nugroho sangat mengapresiasi acara ini, menurutnya acara seperti harus ada lebih banyak lagi agar bangsa kita melahirkan generasi yang bijak dalam menggunakan internet dan melahirkan karya-karya positif dari dunia internet.

“Dari acara-acara seperti ini nantinya akan melahirkan aktor dan para trendsetter yang baik, jika semua aktor atau trendseter mempunyai sikap dan konten yang bagus maka semua orang juga akan meniru, tapi jika mereka berdua adalah kebalikannya maka hasilnya juga kebalikannya,” kata Septiaji.