Kemarau Datang, Gunungkidul Siapkan Droping Air Mulai Juli
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Aktivitas di Taman Kuliner Wonosari yang berada di belakang Kantor Pemkab Gunungkidul. Rencananya ada perluasan area kuliner ini untuk memfasilitasi bekas PKL di Alun-Alun Wonosari. Foto diambil, Selasa (10/2/2026).Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul segera menambah kios baru sebagai bagian dari perluasan Taman Kuliner yang terletak di belakang kantor pemkab. Lokasi yang digunakan merupakan bekas lapangan tenis di samping pujasera.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Gunungkidul, Ashari Nurkalis, mengatakan proyek ini merupakan bagian dari upaya pemkab menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di kawasan Alun-Alun Wonosari. Berdasarkan kesepakatan bersama, para pedagang setuju dipindahkan ke area perluasan Taman Kuliner.
“Lokasinya berada di bekas lapangan tenis di samping taman,” kata Ashari, Rabu (11/2/2026).
Tahap Perencanaan dan Anggaran
Ashari menjelaskan, pembangunan masih dalam tahap pematangan perencanaan. Dari sisi anggaran, pemkab telah mengalokasikan Rp892 juta untuk membangun kios baru dan pagar di Taman Kuliner.
“Hasil koordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja, perluasan ini akan dibangun sedikitnya 50 kios baru. Namun, konsepnya masih dimatangkan,” ujarnya.
Ashari berharap perluasan Taman Kuliner bisa segera direalisasikan agar PKL memiliki fasilitas jualan yang sesuai aturan. “Target kami, Mei sudah mulai dibangun, dan mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” katanya.
Relokasi PKL ke Taman Kuliner
Sebelumnya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gunungkidul, Chairul Agus Mantara, memastikan proses penertiban PKL di Alun-Alun Wonosari berjalan lancar. Para pedagang setuju direlokasi, sehingga kawasan alun-alun kini bebas dari aktivitas jual beli.
Kesepakatan relokasi dilakukan bersama perwakilan pedagang di kantor Setda Gunungkidul. Mantara menekankan, tempat relokasi bukan di Pasar Besole, Kalurahan Baleharjo, Wonosari, melainkan di lapangan tenis yang akan dijadikan perluasan Taman Kuliner.
“Di Alun-Alun Wonosari sudah tidak ada aktivitas berjualan karena para pedagang sudah pindah ke Taman Kuliner, meski sifatnya sementara hingga pembangunan lebih permanen selesai,” kata mantan Kepala Dinas Kebudayaan ini.
Langkah pelarangan aktivitas usaha di alun-alun merujuk pada Perda No.7/2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, khususnya Pasal 5 yang mengatur pemanfaatan kawasan Alun-Alun Wonosari.
“Kawasan alun-alun harus bersih dari kegiatan berjualan maupun aktivitas usaha lainnya, sehingga dilakukan penertiban,” tandas Mantara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Polisi Vietnam membongkar dua sindikat judi online dengan transaksi Rp2,3 triliun dan menangkap 85 tersangka dalam operasi besar di Ho Chi Minh
BIGBANG dikabarkan menyiapkan lagu baru setelah empat tahun vakum. Jakarta juga masuk dalam daftar tur dunia yang digelar pada 2027.
Timnas U17 Indonesia mengalahkan Malaysia 3-0 di Garuda Championship Series 2026. Tiga gol tercipta dalam 30 menit pertama di Stadion Manahan.
Mau nonton HP di layar TV? Simak 5 cara mudah menyambungkan HP ke TV, dari screen mirroring, Chromecast, hingga kabel HDMI. Praktis dan anti ribet!
Pemerintah mematangkan aturan KPR 40 tahun. Skema ini berpotensi membuat cicilan rumah subsidi di bawah Rp1 juta per bulan.