Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi kekerasan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Seorang pria berinisial Muhammad Taufik Hidayat, 49, warga Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton ditangkap aparat Polsek Kraton setelah sebelumnya memalak juru parkir di area Kandang Gajah, Alun-Alun Kidul, Minggu (15/9/2019) dini hari.
Kapolsek Kraton, Kompol Etty Haryanti mengatakan kejadian itu berawal pada Sabtu (14/9/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Ketika itu, tersangka yang tengah mabuk mendatangi kawasan parkir di depan Kandang Gajah.
Tersangka lantas mendatangi juru parkir bernama Anggra Yuhantoro dan meminta sejumlah uang. Saat memalak korban, tersangka mengancam akan bikin onar di tempat parkir itu jika dia tak diberikan uang. “Anggra pun segera menelepon dua temannya, Dimas Putra Pamungkas dan Febri Asmono. Anggra bilang kalau dia dipalak,” kata Kapolsek, Minggu.
Keempat orang ini pun bertemu di areal parkir depan Kandang Gajah. Saat itu MTH membawa tas coklat yang di dalamnya tersimpan senjata tajam jenis celurit. Kedua teman Anggra itu lantas merebut tas tersebut dan mengamankan pelaku beserta celuritnya.
Polisi datang sekitar pukul 00.30 WIB dan langsung mengamankan pelaku beserta ketiga saksi. “Waktu itu sedang ada patroli. Kami ditelfon warga katanya ada keributan di Alun-Alun Selatan. Selanjutnya kami mendatangi TKP dan tersangka telah diamankan,” kata Etty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat dukungan kepada Rumah Makan Pagi Sore melalui layanan transaksi digital, pengelolaan keuangan,
Sebanyak 170 pendaki Gunung Semeru dievakuasi akibat kebakaran hutan. TNBTS memastikan seluruh pendaki dalam kondisi aman.
BNPB mencatat 105 orang meninggal, 1.678 luka-luka, 179.037 mengungsi, dan 81.436 rumah terdampak akibat gempa Flores.
Rusia dan RI masih berdiskusi soal bandar antariksa Biak. Dubes Rusia menegaskan belum ada perjanjian dan membantah isu pangkalan militer.
Kejari Kulonprogo menggandeng BPKP DIY mempercepat penghitungan kerugian negara dalam dugaan korupsi BUMD PT SAK.