Pilkada Bantul: Abdul Halim Muslih Masuk Kandidat PDIP

16 September 2019 23:37 WIB Kiki Luqman Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Wakil Bupati Abdul Halim Muslih masuk  dalam daftar penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bantul oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bantul.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul, Joko Purnomo mengaku proses penjaringan dilakukan partainya selama sepekan. Tercatat ada tiga nama yang masuk penjaringan secara tertutup, yakni dirinya sendiri, Abdul Halim Muslih, dan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) DIY Bambang Wisnu Handoyo atau yang akrab disapa BWH.

Selain itu, masih ada tiga nama lain yang masuk dalam penjaringan secara terbuka, yakni Pemimpin Pondok Pesantren Lintang Songo Piyungan Heri Kuswanto, serta dua nama yang mendaftar, yakni lalu yang mendaftar ada dua yaitu Agus Santoso dari Srandakan dan Kompol Kusilah dari kepolisian. “Jadi totalnya ada enam orang. Sebanyak tiga nama lewat penjaringan tertutup, tiga nama dari penjaringan terbuka,” kata Joko saat menggelar jumpa pers, Senin (16/9/2019).

Dikatakan Joko, keenam nama bakal calon yang terjaring, telah melakukan proses pengisian biodata kesanggupan untuk siap dicalonkan sebagai kepala daerah. Selanjutnya, berkas tersebut akan segera diserahkan ke DPD PDIP untuk dilakukan proses validasi yang kemudian akan diteruskan ke DPP di Jakarta.

"DPP nanti yang akan memutuskan siapa yang direkomendasikan untuk maju sebagai kepala daerah," kata Joko.

Abdul Halim Muslih mengatakan hasil penjaringan itu adalah kehormatan baginya. Lagipula, kata dia, menjelang tahapan Pilkada Bantul, tentu semua partai politik melakukan proses yang sama.

Melakukan penjaringan kandidat sehingga tidak menutup kemungkinan partai-partai yang lain akan menjaring nama yang sama.

Bagi Halim, itu biasa saja dalam proses demokrasi. Ia pun mengaku akan segera melakukan komunikasi dengan sejumlah partai lain. "Ikuti saja, karena semua partai bersahabat. Semuanya bertujuan bagaimana menjadikan Bantul yang maju dan lebih baik," katanya.

Dia mengatakan pencalonan dirinya di PDIP adalah usulan kader partai berlambang kepala banteng itu. Selain itu dia pun diundang secara resmi.

“Tidak tertutup kemungkinan namanya juga akan muncul di penjaringan partai-partai lain,” kata dia.