Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Aksi donor darah yang digelar karyawan Alfamidi Jogja untuk memperingati HUT ke 74 PMI, Selasa (17/9/2019)./Harian Jogja-Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Memperingati HUT ke 74 Palang Merah Indonesia (PMI), puluhan karyawan Alfamidi, supplier dan masyarakat melakukan aksi donor darah, Selasa (17/9/2019) di Kantor Alfamidi Jogja. Aksi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan stok darah untuk wilayah Bantul.
Branch Manager Alfamidi Cabang Jogja Widodo mengatakan aksi donor darah tersebut dilakukan serentak di 10 cabang Alfamidi se Indonesia. Dia berharap aksi kemanusiaan itu ikut membantu dan memenuhi kebutuhan darah khususnya di wilayah Bantul.
"Dalam aksi ini kami menggandeng LazizMu. Aksi donor darah kami gelar rutin, apalagi beberapa karyawan kami juga menjadi pendonor darah tetap," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Dijelaskan Widodo, para pendonor darah tidak hanya berasal dari karyawan, tetapi juga supplier dan masyarakat di sekitar lokasi. Untuk pendaftar 50 pertama, mendapatkan bingkisan menarik dari Alfamidi dan PMI.
"Melalui aksi ini, kami ingin berbagi dengan sesama atas dasar kemanusiaan. Minimal 40 kantong bisa kami sumbangkan karena beberapa pendonor tidak lolos screening," katanya.
Sementara itu, Relawan PMI Bantul Candra Irawan mengatakan kebutuhan kantong darah yang saat ini untuk golongan darah O. Sebab stok golongan darah O minim dibandingkan golongan darah lainnya seperti A dan B. "Stok darah O di kami tersisa 15 kantong. Untuk lainnya di atas 30 kantong," ujarnya.
Menurut Candra, beberapa peserta donor tidak lolos screening dikarenakan sejumlah faktor. Ada yang masih mengonsumsi obat, kurang tidur, Hb terlalu tinggi dan ada juga yang terlalu rendah. "Ini membutuhkan kejujuran pendonor. Kalau pernah mengkonsumsi obat dalam tiga hari terakhir, kami sarankan untuk tidak melakukan donor," katanya.
Rochmat, 39, warga Kotagede yang ikut aksi donor darah mengakui jika setiap tiga bulan sekali rutin mengikuti donor darah. "Golongan darah saya AB plus. Sudah 25 kali saya rutin mengikuti aksi donor darah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Ekspansi ekonomi digital menuntut kepastian identitas, kepatuhan PSE, dan keamanan transaksi untuk menjaga kepercayaan konsumen.
Sebanyak 1.100 pelari meramaikan Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang, Minggu (20/9/2026)
Petani Temanggung diminta waspadai serangan hama saat kemarau karena cuaca panas dan kering dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Pajak marketplace atau PPh 22 berlaku 1 November 2026. Ekonom mendorong pemungutan otomatis dan terintegrasi agar ramah UMKM.
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.