18 Gerai KDMP Gunungkidul Lolos Verifikasi, 12 Lainnya Ditarget Rampung November
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Suasana Sarasehan Pegiat Sejarah dengan tema Melacak Sejarah Kodim dan Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman di Gunungkidul yang berlangsung di Aula Kodim 0730/Gunungkidul, Selasa (17/9/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Kebudayaan (Disbud) Gunungkidul bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0730/Gunungkidul menulis sejarah berdirinya markas TNI di Bumi Handayani. Pasalnya, untuk sejarah pendirian Kodim hingga kini belum diketahui secara pasti. Dampak dari permasalahan ini, Kodim Gunungkidul setiap tahun tak pernah merayakan peringatan hari jadi.
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf. Noppy Laksamana Armiyanto, mengaku gelisah dengan kondisi ini. Menurut dia, saat awal masuk ke Gunungkidul dia mencoba mencari tahu terkait dengan hari jadi. Meski demikian, banyak anggota yang tidak mengetahui karena referensi yang ada sangat minim. “Tidak ada yang tahu. Dampaknya, setiap tahun belum ada peringatan hari jadi Kodim Gunungkidul,” kata Noppy di sela-sela kegiatan Sarasehan Pegiat Sejarah dengan tema Melacak Sejarah Kodim dan Napak Tilas Rute Gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman di Gunungkidul yang digelar di Aula Kodim 0730/Gunungkidul, Selasa (17/9/2019).
Menurut dia, penelusuran dilakukan untuk mencari titik terang. Dalam catatan sejarah, markas Kodim Gunungkidul pernah pindah hingga empat kali. “Ini yang harus terus digali. Untuk itu, agar ada kepastian kami meggandeng Dinas Kebudayaan Gunungkidul untuk penulisan sejarah,” katanya.
Kepala Disbud Gunungkidul, Agus Kamtono, mengatakan jajarannya berkomitmen membantu upaya penulisan sejarah Kodim 0730/Gunungkidul. Dalam sarasehan yang digelar Disbud menghadirkan penulis dan pegiat sejarah yang mengetahui seluk beluk tentang TNI. “Kami menghadirkan narasumber dari Kediri, Jawa Timur,” katanya.
Menurut dia, penulisan sejarah Kodim hanya salah satu kegiatan yang dimiliki Pemkab. Pasalnya, di tahun ini Dinas Kebudayaan juga memiliki agenda rutin dalam penulisan sejarah desa di Gunungkidul. “Mudah-mudahan dengan penulisan sejarah ini dapat memperkaya khasanah dan wawasan masyarakat di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 18 dari 30 gerai KDMP di Gunungkidul telah selesai diverifikasi. Seluruh gerai belum beroperasi dan 12 lainnya ditargetkan diperiksa awal November.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA 31 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan, kedatangan, dan rute kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.