Wayang Kulit Meriahkan Tukar Budaya Magelang-Karanganyar
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Lautan manusia di pertigaan Jalan Gejayan- Jalan Colombo Sleman, Senin (23/9/2019). /Harian Jogja-Bhekti Suryani
Harianjogja.com, SLEMAN-- Ribuan manusia memenuhi Jalan Gejayan, Sleman, DIY Senin (23/9/2019).
Mereka bergerak dari berbagai penjuru jalan Gejayan, seperti Jalan Timoho dan Jalan Solo, serta Jalan Colombo.
Titik pusat gerakan mahasiswa ini adalah pertigaan Jalan Gejayan-Colombo. Kawasan tersebut menjadi lautan manusia.
Mahasiswa yang kebanyakan mengenakan jas almamater kampusnya memenuhi jalan. Beberapa membawa poster dan spanduk bertuliskan seruan.
Para mahasiswa tersebut akan menyuarakan aspirasinya menuju gejayan dalam aksi #GejayanMemanggil.
Berikut foto-foto terkini kondisi demonstrasi di Jalan Gejayan.
(Foto Harian Jogja/Hafid Yudi Suprobo)


(Foto Harian Jogja/Bhekti Suryani)




(Foto: Harian Jogja/Budi Cahyana)


.jpg)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Status manajer Kopdes Merah Putih diperdebatkan. Agrinas menyebut pegawai BUMN dengan PKWT 2 tahun, sementara Dony Oskaria membantah.
Harga emas perhiasan hari ini, Kamis 24 September 2026, stagnan. Harga 24 karat di Lakuemas Rp2,253 juta per gram.
Prakiraan cuaca hari ini dari BMKG menunjukkan hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia, disertai potensi kabut, petir, dan awan tebal.
Wacana kuliah gratis perlu mempertimbangkan perbedaan pengelolaan PTN Satker, BLU dan PTN-BH serta kemampuan fiskal negara.
Amran Sulaiman menegaskan beras ilegal harus diberantas karena merugikan 115 juta petani dan berpotensi mengganggu swasembada pangan.