BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Orang tua ARP, Waluyo Widodo menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan ARP dari RSUD Wates pada Selasa (24/9/2019) di rumahnya di Kecamatan Wates./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO- Seorang siswa SD di Kecamatan Wates, ARP, berusia 10 tahun mengaku dicekoki oplosan soda campur lotion antinyamuk oleh kakak kelasnya hingga dibawa ke rumah sakit karena keracunan. Orang tua siswa meminta pihak sekolah ikut turun tangan.
Orang tua korban, Waluyo Widodo mengatakan, pada Rabu (18/9/2019) anaknya mengeluh pusing dan mual setelah pulang sekolah. Pihak orang tua diberi tahu teman-teman ARP, bahwa korban dicekoki minuman oplosan (soda bermerek sprite campur lotion anti nyamuk bermerek autan), dari dua siswa lainnya di SD tersebut.
Seketika orang tua bertindak agar anak ARP bisa muntah. Keesokan harinya korban dibawa ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan kesehatan, baru diketahui, cairan yang dicekoki pada korban merupakan oplosan yang tidak semestinya dikonsumsi.
Setelah ditelusuri, korban dicekoki oplosan oleh dua orang kakak kelasnya, berinsial D dan A di SD tersebut saat jam istirahat. Mereka berdua membuat oplosan di belakang sekolah, dan mencekoki korban di halaman depan sekolah.
"Pas istirahat kedua itu, anak saya main-main di sekolah, lalu dikasih tahu temannya, suruh minum. Langsung diminum saja, dikiranya sprite saja, tidak ada campuran apapun. Tapi jadi langsung sakit," kata Waluyo pada Selasa (24/9/2019).
ARP sempat dirawat satu hari di RSUD Wates. "Diberi obat, disuntik antiracun. Untuk netralisir akibat keracunan. Akibat itu kan ke lambung dan ada juga dampak kekurangan darah dari hasil lab," kata Waluyo.
Pihaknya langsung melaporkan kejadian itu pada pihak sekolah karena kejadian berlangsung saat kegiatan di sekolah. "Dari pihak sekolah, guru dan kepala sekolah tidak ada respons yang positif. Menyepelekan dengan adanya kasus ini," terang Waluyo.
Ia mengaku kecewa lantaran pihak sekolah menganggap sepele dengan mengatakan kejadian itu bukan ARP saja yang kena, tapi banyak siswa lainnya. Padahal menurut Waluyo, meski bukan anaknya saja, tapi setidaknya pihak sekolah bisa menindaklanjuti dan mendampingi perilaku D dan A.
Ia meminta, agar penyelesaian kasus tersebut tidak sebatas hanya mendengar keterangan dari pihaknya dan pihak orang tua kedua siswa yang mencekoki ARP saja, tapi harus melibatkan semua wali murid.
Pada Jumat (20/9/2019) pihaknya dipertemukan dengan kedua wali murid D dan A. Setelahnya, kedua wali murid D dan A mendatangi rumah Waluyo membicarakan persoalan itu.
Ia juga sempat menanyakan sebab kelakuan D dan A bisa seperti itu. Setelahnya ia mengetahui, perbuatan D dan A dipengaruhi oleh kelakuan tetangganya yang duduk di bangku SMP dan melakukan pengoplosan serupa. Tidak hanya dipengaruhi tetangga, kedua bocah SD itu bahkan sampai mencari tahu minuman oplosan dari video di YouTube.
ARP mengaku ia berteman dengan D dan A, ketika main ia ditawari sebuah minuman. Karena ia mengira hanya minuman soda biasa, ia langsung meminumnya. "(Minum) tidak terlalu banyak. Setelah sekolah langsung pusing sama mual," bebernya. Ia berujar, setelah kejadian itu dan tahu dirinya sakit, D dan A meminta maaf padanya.
Kepala SD setempat, Gunardi mengaku masalah itu sudah selesai. Pihaknya sudah memediasi kedua belah pihak. "Sudah dimediasi. Kami koordinasi dengan dinas," ungkapnya pada Selasa (24/9/2019).
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, Suharyono mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan pihak sekolah. "Yang jelas dari kejadian itu, peran keluarga harus ditingkatkan. Di dunia pendidikan ini harus ada sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah," jelasnya pada Selasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.