Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi wisuda perguruan tinggi/Antara
Harianjogja.com, BANTUL- Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hubungan Internasional (MIHI) UMY meraih akreditasi A pada September lalu. UMY disebut sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia yang memiliki Prodi MIHI dengan akreditasi A.
Penetapan akreditasi prodi MIHI berdasarkan keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui SK No.3563/SK/BAN-PT/Akred/M/IX/2019. Ketua Prodi MIHI UMY, Surwandono, mengatakan pencapaian yang didapat oleh jurusannya tidak terlepas dari kurikulum pembelajaran yang telah dibentuk. Output dari mahasiswa yang mengambil Prodi MIHI tercatat 80% menjadi akademisi di berbagai PTS maupun PTN.
"Kami bertekad mencetak para lulusan dapat menjadi peneliti, dosen, dan praktisi," kata Surwandono, Selasa (1/10/2019).
Menurut Surwandono pada 2021 hingga 2026 prodi yang ia pimpin akan mulai melebarkan sayap ke kawasan Asia Tenggara. Tujuannya untuk menambah jumlah mahasiswa asing yang belajar di jurusan tersebut. Selain itu, pihaknya bakal memberikan program beasiswa bagi mahasiswa asing untuk belajar di UMY. "Mulai tahun ini kami akan memberikan minimal dua beasiswa per semester bagi mahasiswa asing," katanya.
Salah satu dosen Prodi MIHI UMY, Ali Muhammad, meyatakan penilaian BAN-PT terhadap Prodi MIHI berdasarkan tujuh standar. Antara lain mengenai visi misi, tata pamong, kemahasiswaan, SDM, keuangan, publikasi, dan hasil penelitian. "Tujuh standar ini yang dihitung dan punya bobot poin sendiri," kata dia.
BAN-PT menanyakan jumlah publikasi yang dihasilkan dalam waktu satu tahun terakhir. "Targetnya 10 publikasi dan berhasil tercapai lalu dapat poin empat," ujarnya.
Selain itu, dosen yang mengajar harus sudah menyelesaikan program studi S3 serta bergelar profesor. Prodi MIHI UMY kata dia mempunyai dua orang professor.
"Di UGM pun belum punya, secara hitung-hitungan kualitatif kami unggul," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.