Kalurahan di Gunungkidul Wajib Sisihkan Dana Desa untuk Padat Karya
Kalurahan di Gunungkidul wajib mengalokasikan dana desa untuk program padat karya pada 2026. Program ini ditujukan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul membuat aplikasi pemantauan harga-harga kebutuhan pokok secara online. Kebijakan itu dibuat untuk memberikan kemudahan akses informasi kepada masyarakat.
Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, mengatakan aplikasi penayangan harga sembako sedang dikaji bersama dengan tim dari Diskominfo. Diharapkan mulai awal tahun depan sudah dapat dioperasikan. “Teknisnya ada di Diskominfo dan saat ini masih proses pengembangan,” kata Johan kepada wartawan, Kamis (3/10/2019).
Dia menjelaskan, untuk keberadaan aplikasi diserahkan sepenuhnya kepada Diskominfo selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, sedangkan untuk konten dilakukan tim dari Disperindag dengan pembaruan data di dalam aplikasi. “Kami yang bertugas meng-update harga-harga sesuai dengan harga yang berlaku di pasaran,” katanya.
Kepala Diskominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro, mengatakan secara teknis berkaitan dengan pemantauan harga secara online sudah jadi. Hanya, untuk operasional harus melalui tahapan uji coba. “Kami uji coba dulu dan kalau sukses bisa langsung diluncurkan,” kata Kelik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kalurahan di Gunungkidul wajib mengalokasikan dana desa untuk program padat karya pada 2026. Program ini ditujukan untuk menyerap tenaga kerja lokal.
Jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek keberangkatan terbaru di sini.
Kejagung akan periksa Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus korupsi MBG 2025-2026.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.